Pemkab Tana Tidung Hibahkan Lahan 20 Hektare untuk Pendirian IAIN, Fasilitas Sementara Disiapkan di Tideng Pale

Penulis: Obi Permana  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 23:26:01 WIB
Pemkab Tana Tidung hibahkan lahan 20 hektare di Puspem untuk pembangunan IAIN.

TANA TIDUNG — Rencana pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Tana Tidung mulai menemukan kepastian. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan hibah seluas 20 hektare di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) sebagai lokasi utama kampus.

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengatakan proses pengajuan hibah telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Lahan tersebut merupakan aset pemerintah daerah yang akan dihibahkan untuk pembangunan IAIN.

Lahan 20 Hektare di Pusat Pemerintahan

“Prosesnya sudah berjalan dan kita ikuti sesuai prosedur yang ada. Yang dihibahkan memang lahan pemerintah daerah untuk pembangunan IAIN,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh proses hibah dilakukan dengan kehati-hatian dalam pengelolaan aset daerah. Lahan yang disiapkan berada di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Tana Tidung.

Fasilitas Sementara Manfaatkan Boarding School

Selain lahan, pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas sementara untuk menunjang operasional awal perkuliahan sebelum kampus permanen dibangun. Gedung yang akan digunakan memanfaatkan fasilitas boarding school yang sudah ada di Tideng Pale dan Sesayap Hilir.

“Tidak hanya lahan, kita juga menyiapkan gedung yang bisa digunakan sementara untuk operasional awal perkuliahan. Gedung itu memanfaatkan fasilitas boarding school yang sudah ada di Tideng Pale dan Sesayap Hilir,” kata Ibrahim Ali.

Tana Tidung Satu-satunya Daerah di Kaltara yang Belum Punya PTN

Keberadaan perguruan tinggi menjadi kebutuhan mendesak bagi Kabupaten Tana Tidung. Bupati menyebut hampir seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Utara telah memiliki atau mengembangkan perguruan tinggi, sementara Tana Tidung belum memiliki institusi pendidikan tinggi negeri sama sekali.

“Di Kalimantan Utara, Bulungan sudah punya perguruan tinggi, Malinau dan Nunukan juga sudah ada, Tarakan juga sudah berkembang. Tinggal Tana Tidung yang belum, karena itu ini menjadi kebutuhan yang sangat penting,” ujarnya.

Proses Administrasi Masih Berjalan, Menunggu Presentasi di Pusat

Usulan pendirian IAIN tersebut telah diajukan ke Kementerian Agama. Saat ini proses masih dalam tahap administrasi dan menunggu tahapan lanjutan, termasuk presentasi pemerintah daerah di tingkat pusat.

“Prosesnya masih berjalan. Kita sudah ajukan ke Kementerian Agama dan saat ini menunggu tahapan berikutnya, termasuk presentasi di pusat,” pungkas Ibrahim Ali.

Reporter: Obi Permana
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top