Pemprov Kaltara Dorong Pelajar Siapkan SDM Unggul Hadirkan Era IKN dan KIPI di Muswil V IPM

Penulis: Mirza Fachri  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:55:01 WIB
Staf Ahli Gubernur Kaltara menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM pelajar di Muswil V IPM.

TANJUNG SELOR — Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, yang mewakili Gubernur Kaltara, menekankan bahwa pembangunan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, pelajar tidak hanya perlu cakap secara akademis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman yang sangat cepat.

Empat Tantangan Besar yang Harus Dihadapi Pelajar Kaltara

Robby mengidentifikasi setidaknya empat tantangan utama yang kini dihadapi generasi muda, yaitu transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, dan dinamika ekonomi global. Ia menilai, tema Muswil V IPM, “Arah Baru Pelajar Benuanta”, sangat relevan untuk menjawab tantangan tersebut.

“Kita sedang berada di tengah perubahan yang sangat cepat, mulai dari transformasi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global. Karena itu, generasi muda harus siap menghadapi tantangan tersebut,” ujar Robby di hadapan peserta musyawarah.

Bukan Sekadar Agenda Organisasi, Tapi Ruang Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Pemprov Kaltara memandang forum IPM bukan sekadar pertemuan organisasi biasa. Robby menyebutnya sebagai ruang strategis untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan muda yang mampu menjawab perkembangan zaman. Pelajar didorong untuk memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi, menjunjung tinggi integritas, serta menjadi teladan di lingkungan sosialnya.

“Jadikan forum ini sebagai ajang musyawarah yang produktif dan siapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” pungkasnya.

Peran Kader IPM: Agen Perubahan dan Benteng Dampak Negatif Teknologi

Lebih lanjut, Robby mendorong kader IPM untuk mengambil peran sebagai agen perubahan. Mereka diminta mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah derasnya arus informasi. Ia menekankan bahwa kader IPM harus menjadi benteng terhadap berbagai dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.

Melalui Muswil V IPM ini, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung organisasi kepemudaan dan pelajar sebagai mitra strategis. Langkah ini dinilai krusial untuk menyiapkan generasi unggul menuju masa depan Kaltara yang lebih maju, seiring dengan hadirnya dua proyek strategis nasional: IKN dan KIPI.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top