Test Drive Wells Vertige R-Spec: Mobil Sport Inggris 750 Juta yang Tolak Pakai Power Steering

Penulis: Mirza Fachri  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 23:49:01 WIB
Wells Vertige R-Spec hadir tanpa power steering untuk pengalaman berkendara murni.

KALIMANTAN UTARA — Robin Wells, pendiri Wells Motor Cars, percaya bahwa mobil sport Inggris klasik—ringan, responsif, dan penuh umpan balik—belum mati. Keyakinan itu ia wujudkan lewat Vertige, coupé dua kursi yang pertama kali diperkenalkan di Goodwood Festival of Speed 2021. Pengembangan mobil ini berlangsung diam-diam sejak 2014, dan pada 2016 Robin Hall bergabung sebagai konsultan teknik.

Kini, setelah 25 unit Founder’s Edition meluncur ke jalan, pabrikan yang berkantor lima menit dari Gaydon itu mulai memproduksi varian R-Spec yang lebih kencang. Unit yang kami uji adalah salah satu contoh awal dari batch baru tersebut.

Mesin Ford yang Dimodifikasi Habis-habisan, Tenaga Naik Signifikan

Jantung pacu Vertige berasal dari mesin Ford yang telah menjalani modifikasi besar-besaran. Wells tidak merinci angka persis untuk varian R-Spec, tapi ia menjanjikan output yang lebih besar dari Founder’s Edition yang sudah bertenaga 200 hp. Yang jelas, mesin ini tetap naturally aspirated—tanpa turbo—sebuah pilihan langka di era mobil sport kecil yang semuanya sudah forced induction.

Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual enam percepatan. Tidak ada paddle shift, tidak ada mode berkendara. Hanya kopling, gigi, dan gas.

Bobot 900 Kg, Tanpa Power Steering, Tanpa ABS—Ini Bukan Mobil Harian

Angka paling mencolok dari Vertige adalah bobotnya yang kurang dari satu ton. Mobil ini lebih pendek dari city car Eropa pada umumnya. Untuk mencapai bobot tersebut, Wells membuang semua sistem bantuan elektronik: tidak ada power steering, tidak ada rem dengan power assist, tidak ada ABS, dan tidak ada kontrol traksi atau ESP.

Konsekuensinya jelas. Setir terasa berat saat parkir, pedal rem butuh tenaga ekstra, dan mobil ini tidak memaafkan kesalahan pengemudi. Tapi di jalan B-road Inggris yang berliku, kata Wells, justru inilah yang membuat Vertige istimewa. "Mobil ini soal kesenangan yang bisa diakses dan keterlibatan, bukan kecepatan mentah," ujarnya.

Interior Mewah: Connolly Leather dan Rosewood untuk yang Berminat

Meskipun mengusung filosofi minimalis, Wells tidak pelit pada material. Pembeli bisa memesan jok berbahan Connolly leather—kulit legendaris asal Inggris yang dulu dipakai Rolls-Royce—serta trim rosewood asli. Pilihan ini menegaskan bahwa Vertige bukan sekadar kit car glamor dengan anggaran pas-pasan.

Wells juga menekankan bahwa biaya operasional dan kepraktisan tetap menjadi pertimbangan. Mesin Ford yang dimodifikasi disebutnya tidak rewel dan suku cadang masih mudah didapat.

Harga Rp 750 Juta, Hanya 25 Unit per Tahun

Vertige R-Spec dibanderol mulai £75.000 atau sekitar Rp 1,2 miliar jika dikonversi langsung. Namun dengan fasilitas produksi yang hanya mempekerjakan sembilan orang, volume produksi sangat terbatas. Batch pertama 25 unit sudah habis, dan Wells tengah membangun gelombang baru untuk varian R-Spec.

Bagi penggemar Lotus Elise yang pensiun atau pencinta desain era 1960-an, Vertige adalah tawaran yang sulit ditolak. Tapi pastikan Anda siap dengan pengalaman berkendara yang benar-benar analog—tanpa kompromi.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: autocar.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top