BULUNGAN — Jalan Ilanun yang selama ini dikeluhkan masyarakat akan segera berubah wajah. DPUPR Bulungan mengalokasikan dana Rp 6 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk pengaspalan jalan tersebut. Proyek ini masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur daerah.
Jalan Ilanun merupakan akses utama bagi warga di beberapa desa di Kecamatan Tanjung Palas. Kondisi jalan yang rusak dan belum diaspal selama bertahun-tahun kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan. Lumpur dan genangan air menjadi pemandangan biasa yang menghambat distribusi hasil bumi dan akses ke fasilitas umum.
Dana sebesar Rp 6 miliar akan digunakan untuk pekerjaan pengaspalan hotmix di sepanjang ruas jalan tersebut. Kepala DPUPR Bulungan menyebutkan bahwa anggaran tersebut mencakup biaya material, tenaga kerja, dan pengawasan proyek. Pengerjaan direncanakan dimulai pada awal tahun anggaran 2026 dan ditargetkan rampung dalam satu tahun.
Setelah diaspal, waktu tempuh warga menuju pusat kecamatan dan Kota Tanjung Selor diprediksi berkurang drastis. "Kami berharap jalan ini bisa memperlancar aktivitas ekonomi warga, terutama petani dan pekebun di sekitar Ilanun," ujar Kepala DPUPR Bulungan dalam rapat koordinasi pekan lalu. Selain itu, akses anak-anak ke sekolah juga akan lebih aman dan nyaman.
DPUPR Bulungan saat ini tengah menyusun detail engineering design (DED) dan dokumen lelang. Proses tender direncanakan digelar pada pertengahan 2025 agar kontraktor bisa langsung bekerja begitu tahun anggaran 2026 dimulai. Pemerintah daerah juga meminta partisipasi warga untuk mengawasi pengerjaan agar sesuai spesifikasi.
Pengaspalan Jalan Ilanun ini menjadi salah satu dari belasan proyek infrastruktur jalan yang diusulkan dalam Musrenbang 2026. Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen terus membenahi akses transportasi di daerah terpencil guna mendorong pemerataan pembangunan.