Kia EV4, EV5, dan PV5 Siap Mewarnai KLIMS 2026: Kia Malaysia Kembali Genjot Pasar Mobil Listrik

Penulis: Lendra Saputra  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 09:15:01 WIB
Kia EV4, EV5, dan PV5 siap dipamerkan di KLIMS 2026 di Kuala Lumpur.

KALIMANTAN UTARA — Kia Malaysia (KSM) akhirnya buka suara soal strategi elektrifikasi. Lewat unggahan media sosial resmi, pabrikan asal Korea itu mengonfirmasi akan membawa Kia EV4, EV5, dan PV5 ke ajang KLIMS 2026 yang berlangsung 12-21 Juni di MITEC, Kuala Lumpur. Ini menjadi pameran perdana KSM sejak memulai operasinya di awal 2026 tanpa satu pun mobil listrik di jajaran produk—setelah EV9 resmi ditarik dari situs resmi mereka.

EV4: Hatchback atau Sedan? Desain ‘Opposites United’ Jadi Andalan

Dari tiga model yang dipamerkan, EV4 paling menarik perhatian. Model ini debut global pada Februari lalu dalam dua bentuk: sedan dan hatchback. Keduanya mengusung bahasa desain ‘Opposites United’ dengan ciri khas ‘EV Tiger Face’, permukaan bodi minim lipatan, lampu vertikal ‘Star Map’, serta gagang pintu flush. Namun, berdasarkan foto unggahan KSM, kemungkinan besar yang hadir di KLIMS adalah versi hatchback.

Secara teknis, EV4 dibangun di atas platform E-GMP 400 volt. Tersedia dua pilihan baterai: 58,3 kWh (Base) dan 81,4 kWh (Long Range). Untuk sedan, jarak tempuh WLTP mencapai 430 km (Base) dan 630 km (Long Range), sementara hatchback sedikit lebih rendah: 410 km dan 590 km. Motor listrik depan menghasilkan 204 PS (201 hp), dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,4-7,7 detik dan top speed 170 km/jam. DC fast charging 305 kW mampu mengisi 10-80% dalam 29-31 menit.

EV5: SUV Kompak Bertenaga Besar, Sudah Dijual di Thailand

Berikutnya ada EV5, SUV kompak yang sudah meluncur lebih dulu di Thailand. Model ini juga menggunakan platform E-GMP 400 volt dengan tiga pilihan powertrain. Varian Standard Range mengandalkan baterai LFP 64,2 kWh (jarak 400 km) dan motor depan 218 PS. Long Range naik ke baterai 88,1 kWh LFP (555 km), sementara AWD menambah motor belakang 95 PS untuk total output 313 PS dan torsi 480 Nm—meski jarak tempuh turun jadi 500 km.

Menariknya, di pasar asalnya Korea, EV5 sudah mendapat pembaruan Oktober lalu dengan baterai NMC 81,4 kWh yang menawarkan jarak 530 km. Namun, perubahan itu belum diterapkan di Thailand. DC fast charging untuk EV5 berkisar 102 kW (Standard) hingga 141 kW (Long Range/AWD), dengan waktu isi 10-80% antara 36-38 menit.

PV5: Van Listrik Serbaguna dengan Konfigurasi Modular

Terakhir, PV5 adalah kendaraan niaga listrik yang masuk dalam lini Purpose-Built Vehicle (PBV) Kia. Menggunakan platform E-GMP.S 400 volt, PV5 hadir dalam dua opsi panjang bodi dan bisa dikonfigurasi untuk angkutan penumpang atau barang. Motor listrik depan bertenaga 163 PS (161 hp) dengan torsi 250 Nm, dipasangkan dengan baterai NCM 51,5 kWh (jarak 296 km WLTP) atau 71,2 kWh (416 km). DC fast charging 150 kW mampu mengisi 10-80% dalam waktu di bawah 30 menit.

Di pasar tertentu, PV5 juga bisa dipesan dengan motor yang diturunkan tenaganya dan baterai LFP yang lebih kecil.

KSM belum mengumumkan apakah ketiga model ini akan dijual di Malaysia. Namun, dengan perubahan kebijakan impor CBU EV yang baru, publikasi resmi di KLIMS nanti diyakini akan memberikan gambaran lebih jelas. Dari ketiganya, mana yang paling Anda tunggu?

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: paultan.org This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top