KALIMANTAN UTARA — Jakarta — Calon mahasiswa yang membidik kampus luar negeri kini punya acuan baru. Lembaga pemeringkatan QS merilis daftar universitas terbaik dunia edisi 2026. Massachusetts Institute of Technology (MIT) kembali bertengger di posisi puncak.
Di balik gengsi, ada harga yang tak murah. MIT mematok biaya kuliah sarjana sekitar USD 89.340 per tahun — mencakup tempat tinggal, konsumsi, dan kebutuhan belajar. Untuk program pascasarjana seperti Master of Science, biayanya melonjak hingga USD 138.310 per tahun.
Di peringkat kedua, Imperial College London sukses menggeser posisi Universitas Oxford dan Cambridge. Kampus yang fokus di sains, teknik, dan kedokteran ini menawarkan biaya bervariasi: program BSc Economics, Finance and Data Science sebesar GBP 42.700 per tahun, sedangkan Executive MBA mencapai GBP 80.500.
Peringkat ketiga ditempati Stanford University. Kampus di Silicon Valley ini setiap tahun menampung lebih dari 7.000 mahasiswa sarjana dan 9.000 mahasiswa pascasarjana dari seluruh dunia.
Persaingan antaruniversitas tahun ini makin ketat. Sekitar 500 institusi berhasil naik peringkat dibanding edisi sebelumnya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Sunway University di Malaysia — melesat lebih dari 120 peringkat sekaligus.
Pencapaian ini menunjukkan kampus di Asia Tenggara mulai diperhitungkan di panggung global. Total ada lebih dari 1.500 perguruan tinggi dari 100 negara yang masuk pemeringkatan QS 2026.
MIT tak cuma unggul soal akademik. Kampus dengan sekitar 1.000 tenaga pengajar dan 11.000 mahasiswa ini menyediakan 12 museum dan galeri, termasuk MIT Museum yang dikunjungi 125.000 orang per tahun. Lebih dari 60 komunitas seni — dari musik, teater, hingga tari — aktif menghidupkan kampus.
Di kategori keberlanjutan, MIT berada di posisi ke-43 global. Sementara Imperial College London duduk di peringkat ketujuh untuk kategori yang sama.
Apa itu QS World University Rankings?
QS Rankings adalah pemeringkatan tahunan yang menilai kualitas universitas global berdasarkan reputasi akademik, rasio dosen-mahasiswa, sitasi riset, dan keberagaman internasional. Edisi 2026 mencakup lebih dari 1.500 institusi dari 100 negara.
Kenapa daftar ini penting bagi pelajar Indonesia?
Banyak perusahaan dan institusi pendidikan di Indonesia menjadikan peringkat QS sebagai acuan untuk beasiswa, kerja sama riset, hingga rekrutmen lulusan. Universitas yang masuk jajaran atas biasanya memiliki jaringan alumni global dan standar pengajaran tinggi — nilai tambah di CV yang dicari pasar kerja internasional.