TANJUNG SELOR — Atap Kantor Bupati Bulungan yang sebelumnya kokoh, kini hanya menyisakan rangka baja ringan yang menghitam dan melengkung. Dinding bagian atas bangunan hangus dan retak, sementara bagian bawah tampak masih utuh. Pemandangan itu terlihat pada Kamis (21/5/2026) pagi, sehari setelah api melalap gedung pemerintahan tersebut.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Rabu malam. Berdasarkan laporan yang diterima Damkar Bulungan, api pertama kali diketahui sekitar pukul 21.30 Wita. Tim pemadam langsung bergerak cepat dengan mengerahkan sembilan unit armada. Api baru berhasil dikuasai pada pukul 00.12 Wita, Kamis dini hari.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Polda Kalimantan Utara tidak ingin terburu-buru menyimpulkan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltara Kombes Yudhistira menyatakan, proses identifikasi akan melibatkan tim ahli dari luar daerah.
"Untuk lebih detail nanti akan minta pemeriksaan labfor dari Polda Jatim," jelas Kombes Yudhistira. Langkah ini diambil untuk memastikan hasil penyelidikan yang komprehensif dan akurat.
Kapolda Kalimantan Utara Irjen Djati Wiyoto Abdy meninjau langsung lokasi kebakaran pada Kamis pagi. Ia didampingi oleh Plt Dirintelkam Polda Kaltara Kombes Nyoman Mertha Dana, Direskrimum Kombes Yudhistira, Kapolresta Bulungan, Dandim, hingga Sekretaris Daerah Bulungan. Area sekitar kantor telah dipasangi garis polisi untuk mengamankan lokasi dan memudahkan proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pemerintah Kabupaten Bulungan hingga saat ini belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kebakaran tersebut. Sementara itu, tim Labfor dari Polda Jatim dijadwalkan tiba dalam waktu dekat untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Publik masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui pasti apa yang memicu api menghanguskan atap kantor bupati tersebut.