TANJUNG SELOR — Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Denny Harianto bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltara menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Telabang Bangsa, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu. Kegiatan ini menjadi rangkaian upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 yang dipusatkan di lapangan Agathis, Tanjung Selor.
Dalam sambutannya yang merujuk pada arahan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI Meutya Viada Hafid, Denny menekankan bahwa perjuangan saat ini telah bergesur dari medan perang fisik. "Perjuangan saat ini adalah berjuang melawan semua kekuatan-kekuatan yang ada, baik itu tekanan dari geopolitik, geoekonomi dan sebagainya," ujar Denny Harianto.
Denny menyebut, ziarah ke TMP bukan sekadar seremoni tahunan. Momen Harkitnas, menurutnya, menjadi pengingat bahwa setiap abdi negara dan abdi masyarakat harus terus termotivasi untuk berkontribusi sesuai bidang masing-masing. "Perjuangan para pejuang ini menjadi motivasi kita pada momen kebangkitan nasional. Kebangkitan kita untuk berjuang di bidang dan keahlian kita masing-masing," ucapnya.
Ia menambahkan, bangsa ini berdiri berkat jasa para pahlawan yang berjuang melawan penjajah secara langsung. Kini, tugas generasi saat ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan membangun bangsa dan negara. "Bangsa ini ada berdiri karena atas hasil jasa para pahlawan yang telah berjuang. Para pejuang waktu itu berjuang melawan penjajah langsung, kalau kita saat ini harus melanjutkan perjuangan itu dengan membangun bangsa dan negara," kata Denny.
Dalam prosesi ziarah, Sekprov Kaltara memimpin langsung peletakan karangan bunga di area monumen TMP. Rombongan kemudian mendatangi satu per satu makam pahlawan untuk menaburkan bunga dan menyiramkan air sambil berdoa. Selain mendoakan para pahlawan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenang jasa-jasa mereka dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Denny menegaskan, semangat kebangkitan nasional harus diartikan sebagai upaya memastikan bangsa tetap berjalan dan mampu menyejahterakan masyarakat, khususnya di Kalimantan Utara. "Itu salah satu perjuangan kita saat ini bahwa bangsa ini harus memastikan tetap berjalan, tetap bisa menyejahterakan masyarakat khususnya di Kaltara," pungkasnya.