TARAKAN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK kembali mencatat pencapaian di bidang pelayanan kesehatan dengan sukses melaksanakan operasi jantung ke-15 di Kalimantan Utara (Kaltara). Tindakan bedah terbaru ini dikerjakan pada Jumat (8/5/2026) melalui program pengampuan yang melibatkan tim Himpunan Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia serta RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Rustan Samsudin, M.M., menyatakan bahwa layanan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) ini sudah bisa diakses oleh peserta BPJS Kesehatan. Syaratnya, pasien harus membawa rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai prosedur yang berlaku.
“Dengan pendekatan yang cepat, tepat, dan penuh kepedulian, kami hadir untuk membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas,” ujar Rustan.
Dari total 15 operasi yang telah dijalankan, 11 di antaranya merupakan prosedur coronary artery bypass graft (CABG) atau operasi bypass jantung koroner. Menariknya, tiga dari 11 operasi bypass itu menggunakan teknik off-pump, yakni prosedur yang tidak menghentikan denyut jantung pasien selama operasi berlangsung.
Operasi ke-15 yang digelar pada Sabtu (9/5/2026) juga menerapkan teknik off-pump coronary artery bypass (OPCAB). Tim dokter yang menangani antara lain dr. Ivan Joalsen Mangara Tua, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), McPhleb, FIATCVS dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan dr. Muhammad Ali Shodiq, MSi.Med., Sp.B, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), FIATCVS.
Mereka diperkuat oleh dr. Bondan Irtani Cahyadi, Sp.An-TI, Subsp.An.KV(K), dan dr. Pradana Bayu Rakhmatjati, Sp.An-TI, Subsp.IC(K) dari RSUP Dr. Karyadi. Seluruh rangkaian operasi, mulai dari persiapan hingga perawatan pascaoperasi, dikolaborasikan dengan tim dokter jantung RSUD dr. H. Jusuf SK.
Selain operasi bypass dewasa, RSUD dr. H. Jusuf SK juga telah melakukan tiga tindakan pediatrik untuk anak-anak penderita kelainan jantung bawaan. Keberhasilan ini dinilai sebagai langkah penting dalam pengembangan layanan bedah jantung di Kalimantan Utara.
Perwakilan Himpunan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia (HBTKVI), Prof. Dr. Dr. Med. Paul L. Tahalele, Sp.BTKV, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi jantung secara rutin di RSUD setempat menunjukkan kemampuan pelayanan kesehatan di daerah terus berkembang.
“Semoga RSUD dr. H. Jusuf SK bisa lebih maju lagi dan membawa manfaat bagi masyarakat di Pulau Tarakan dan Kalimantan Utara,” kata Paul.
Sebelum program pengampuan ini berjalan, pasien jantung di Kalimantan Utara harus dirujuk ke kota besar seperti Samarinda atau Makassar. Kini, dengan layanan BTKV yang sudah beroperasi, warga bisa mendapatkan penanganan tanpa harus meninggalkan provinsi.
Rustan menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan kapasitas tim medis dan peralatan agar operasi serupa bisa dilakukan lebih sering. Targetnya, tidak ada lagi antrean panjang bagi pasien jantung yang membutuhkan tindakan bedah di wilayah perbatasan ini.