Honda Ungkap Strategi Bangkit Pasca Gagal di EV, Luncurkan 15 Model Hybrid Termasuk HR-V 2028

Penulis: Mirza Fachri  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44:01 WIB
Honda memperkenalkan Hybrid Sedan Prototype sebagai bagian dari strategi baru elektrifikasi.

KALIMANTAN UTARA — Dalam paparan yang digelar di Tokyo, manajemen Honda mengakui bahwa kegagalan besar di segmen EV memaksa mereka mengubah haluan secara drastis. Total 15 model hybrid anyar akan diluncurkan antara 2027 hingga 2029, dengan pasar Amerika Serikat sebagai prioritas utama. Di sana, Honda akan memperkenalkan mobil hybrid segmen D dan lebih besar mulai 2029.

Hybrid Sedan Prototype dan Acura SUV Jadi Garda Depan

Salah satu model yang langsung dipamerkan adalah Hybrid Sedan Prototype, sebuah fastback empat pintu dengan desain ramping. Mobil ini mengusung logo H terbaru, lampu depan split dengan daytime running light model alis ganda, serta gril trapesium besar. Model ini akan mulai dijual dalam dua tahun ke depan.

Bersamaan dengan sedan tersebut, Honda juga menampilkan Acura Hybrid SUV Prototype yang ditujukan untuk menyegarkan lini premium mereka di Amerika Serikat. Dua model ini menjadi simbol awal dari era baru elektrifikasi Honda yang lebih pragmatis.

HR-V 2028 Dapatkan Generasi Terbaru Hybrid dan ADAS

Untuk pasar global, Honda mengonfirmasi bahwa generasi terbaru HR-V—yang dikenal sebagai Vezel di Jepang—akan meluncur pada 2028. Model ini akan menjadi kendaraan pertama yang mengusung generasi berikutnya dari sistem hybrid e:HEV dan sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) paling anyar.

Tak cuma itu, platform anyar ini akan diintegrasikan dengan penggerak semua roda elektrik (electric all-wheel drive) yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga sepuluh persen. Sistem ADAS baru ini rencananya akan diterapkan di 15 model Honda dalam lima tahun ke depan.

Efisiensi Biaya ala Honda: Triple Half dan Standarisasi

Untuk menekan biaya pengembangan, Honda menerapkan strategi yang disebut "Triple Half", yaitu memangkas biaya, waktu, dan beban kerja hingga separuh dari level 2025. Caranya dengan standarisasi komponen secara ketat dan mengevaluasi ulang standar internal pabrikan—langkah yang diakui terinspirasi dari kompetitor China dan India.

Strategi ini sudah mulai berjalan tahun ini untuk facelift minor, dan akan diterapkan penuh pada model-model baru mulai 2028. Honda juga menargetkan pengurangan biaya sistem hybrid generasi terbaru lebih dari 30 persen dibanding sistem e:HEV yang diperkenalkan pada 2023.

Sistem Operasi Asimo OS Beralih ke Hybrid, Baterai Produksi Dihentikan

Menariknya, sistem infotainment Asimo OS yang semula dirancang untuk lini EV 0 Series yang dibatalkan, kini akan dialihkan ke model-model hybrid. Di sisi lain, Honda menghentikan sementara produksi baterai in-house dan akan mengubah pabrik joint venture L-H Battery di Ohio untuk memproduksi baterai hybrid.

Di China, Honda akan memanfaatkan kemitraan dengan pabrikan lokal untuk membangun kendaraan energi baru (NEV) di atas platform mereka—mirip dengan strategi yang dijalankan Nissan. Semua langkah ini adalah bagian dari restrukturisasi yang diumumkan pada Februari lalu, di mana divisi R&D kembali menyerap unit pengembangan mobil yang sempat dipisah pada 2020.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: paultan.org This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top