TARAKAN — Kepala SMP Negeri 3 Tarakan Tri Junarto menyatakan seluruh agenda HUT tahun ini diintegrasikan langsung dengan penguatan profil pelajar Pancasila dan prinsip Kurikulum Merdeka. Pihak sekolah merancang perayaan agar tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi ruang praktik belajar di luar kelas.
"Rangkaian kegiatan ini kami desain untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik dalam mengasah kreativitas, kemandirian, serta karakter mereka," ujar Tri Junarto.
Market Day Jadi Praktik Langsung Mata Pelajaran PKWU
Bazaar Siswa atau Market Day menjadi salah satu bentuk implementasi Kurikulum Merdeka yang paling ditonjolkan dalam peringatan HUT ke-44. Kegiatan itu menjadi sarana mengaplikasikan hasil pembelajaran mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU).
Menurut Tri Junarto, siswa belajar merencanakan, memproduksi, hingga memasarkan produk secara berkelompok melalui Market Day. Proses itu melatih jiwa kewirausahaan, kerja sama tim, dan kemampuan berkomunikasi langsung.
"Melalui Market Day, anak-anak belajar merencanakan, memproduksi, hingga memasarkan produk secara berkelompok. Ini melatih jiwa kewirausahaan, kerja sama tim, hingga kemampuan berkomunikasi secara langsung," jelasnya.
Talent Show Tampung Tari Tradisional hingga Storytelling
Potensi dan bakat seni siswa diakomodasi lewat panggung Talent Show. Berbagai penampilan ditampilkan, mulai dari tari tradisional, musik, drama, puisi, hingga storytelling.
Tri Junarto menekankan pentingnya wadah yang aman dan edukatif bagi pengembangan minat siswa. Menurutnya, Kurikulum Merdeka mendorong sekolah mengenali dan menghargai keberagaman potensi setiap anak.
"Di panggung Talent Show ini, mereka diajak tampil percaya diri dan mengekspresikan bakat positifnya," tambahnya.
Orang Tua hingga Alumni Dilibatkan dalam Workshop dan Senam Sehat
Rangkaian HUT tidak hanya berfokus pada siswa. Orang tua dilibatkan aktif melalui workshop edukasi pendampingan remaja, sementara alumni, guru, dan masyarakat sekitar mengikuti jalan dan senam sehat bersama.
Keterlibatan komite sekolah, alumni, dan orang tua menjadi bagian dari komitmen SMPN 3 Tarakan membangun lingkungan pendidikan yang aktif, kreatif, berprestasi, dan berkarakter. Peringatan HUT ke-44 tahun ini menempatkan praktik langsung di lapangan sebagai bagian dari proses belajar, bukan sekadar perayaan seremonial.