TARAKAN — Komandan Kodim 0907/Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata menyatakan pembangunan sumur bor ditempatkan di lima titik yang tersebar di dua kecamatan. Menurutnya, sebaran lokasi membuat jumlah penerima manfaat di setiap titik tidak sama.
"Pembangunan sumur bor ini ditempatkan di lima titik yang tersebar di Tarakan Tengah dan Tarakan Timur. Dengan sebaran tersebut, sasaran pekerjaan mencakup beberapa wilayah, dengan jumlah penerima manfaat yang berbeda di setiap lokasi," ujar Danan.
Lima Titik Sumur Bor dan Sebaran Penerima Manfaat
Lokasi pembangunan berada di RT 10 Kelurahan Kampung Satu Skip, RT 20 dan RT 25 Kelurahan Pamusian, RT 13 Kelurahan Gunung Lingkas, serta RT 23 Kelurahan Mamburungan. Masing-masing titik memiliki jumlah sasaran yang berbeda sesuai perencanaan awal.
RT 10 Kelurahan Kampung Satu Skip mencatat penerima manfaat terbesar, yakni 50 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa. Di RT 20 Kelurahan Pamusian, sasaran mencakup 20 kepala keluarga atau 115 jiwa, sedangkan RT 25 melayani 15 kepala keluarga atau sekitar 80 jiwa.
Untuk wilayah Tarakan Timur, pembangunan di RT 13 Kelurahan Gunung Lingkas direncanakan membantu 20 kepala keluarga atau 110 jiwa. Adapun RT 23 Kelurahan Mamburungan memiliki sasaran 25 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa.
Air Bersih Jadi Sasaran Utama Program TMMD ke-130
Pekerjaan sumur bor menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 yang berlangsung 30 hari. Setelah pembangunan rampung, fasilitas air bersih diharapkan bisa langsung dimanfaatkan warga di masing-masing wilayah.
Danan menekankan pentingnya perawatan fasilitas agar manfaatnya bertahan lama. Ia berharap warga ikut menjaga sumur bor yang telah dibangun.
"Jumlah penerima manfaat di setiap titik berbeda. Dengan pembangunan ini, kami berharap fasilitas yang disiapkan dapat digunakan dan dirawat sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," tambah Danan.
Harapan Warga dan Kelanjutan Pekerjaan
Selain lima sumur bor, program TMMD ke-130 Kodim 0907/Tarakan mencakup sejumlah pekerjaan fisik lain di wilayah Kota Tarakan. Seluruh rangkaian pekerjaan dijadwalkan selesai pada 11 November 2026.
"Harapan kami, pembangunan di lima titik ini dapat berjalan sesuai rencana dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat di masing-masing wilayah. Kami berharap fasilitas yang dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga," tutup Danan.