TARAKAN — Rangkaian Jalan Sehat RRI Fest 2026 melepas peserta dari kawasan publik Kota Tarakan dengan agenda yang lebih luas dari sekadar hiburan. Kepala Dispora Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si. memimpin pelepasan peserta sekaligus menyapa warga yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Kaltara yang dibacakannya, Bustan menekankan bahwa kehadiran RRI tidak berhenti pada siaran. Menurutnya, lembaga penyiaran publik itu juga dapat mengambil peran menggerakkan aktivitas warga di lapangan.
"RRI tidak hanya terdengar di udara, tapi menggerakkan olahraga masyarakat dan prestasi," kata Bustan, Sabtu (19/9/2026).
Olahraga sebagai Modal Produktivitas Warga
Bustan menyebut olahraga perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Tarakan. Kebugaran dinilai berkaitan langsung dengan produktivitas warga dan kekuatan pembangunan daerah.
"Menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Kebugaran merupakan modal penting untuk membangun masyarakat produktif dan daerah yang kuat," ujarnya.
Pesan itu disampaikan di hadapan peserta jalan sehat yang terdiri dari berbagai kalangan. Selain melepas peserta, Bustan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang menjadi bagian rangkaian RRI Fest 2026.
Pemeriksaan Kesehatan dan Doorprize Tarik Warga
Layanan pemeriksaan kesehatan disiapkan panitia sebagai penyeimbang agenda olahraga. Warga yang hadir bisa memanfaatkan layanan itu sebelum atau setelah menyelesaikan rute jalan sehat.
Pembagian doorprize menambah semarak kegiatan. Antusiasme peserta terlihat sejak pelepasan hingga sesi penutupan rangkaian acara di ruang publik Tarakan.
UMKM Tarakan Dapat Ruang Pemasaran
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengisi area kegiatan RRI Fest 2026. Kehadiran mereka membuat acara ini tidak hanya menjadi sarana membangun kesadaran hidup sehat, tetapi juga membuka peluang memasarkan produk kepada warga yang datang.
Pemanfaatan ruang publik melalui kegiatan tersebut diharapkan mempertemukan aktivitas olahraga, kesehatan, interaksi sosial, dan ekonomi masyarakat dalam satu waktu. Wali Kota Tarakan, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut hadir dalam rangkaian tersebut.