TANJUNG SELOR — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (PLN UID Kaltimra) menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker khusus pelindung pernapasan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara. Penyerahan dilakukan melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kaltara pada Kamis (10/9).
Bantuan ini menyasar dua kelompok sekaligus: petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla dan warga di sekitar wilayah yang terdampak asap. Penyaluran dilakukan lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.
Alasan PLN Turun Tangan di Tengah Karhutla
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyebut para petugas lapangan menghadapi tantangan berat, termasuk paparan asap saat menjalankan tugas. Menurutnya, bantuan ini adalah bentuk dukungan sesuai kapasitas perusahaan.
"Kami menyadari bahwa para petugas di lapangan menghadapi tantangan yang tidak ringan, termasuk paparan asap saat menjalankan tugas. Melalui bantuan ini, PLN ingin mengambil bagian sesuai kapasitas kami dengan memberikan dukungan perlindungan bagi petugas maupun masyarakat yang berada di wilayah terdampak," ujar Chaliq.
Chaliq menambahkan, penanganan karhutla butuh gotong royong dari banyak pihak. PLN menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait sesuai peran dan kapasitas perusahaan.
"Penanganan karhutla membutuhkan gotong royong. PLN akan terus berkoordinasi dan mendukung upaya bersama sesuai peran dan kapasitas perusahaan. Harapannya, dukungan sederhana ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang berada di lapangan," tambahnya.
BPBD Kaltara: Perlindungan Diri Kebutuhan Penting Personel
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalimantan Utara, Rony Haryanto, mengapresiasi dukungan tersebut. Ia menyebut perlindungan diri menjadi salah satu kebutuhan penting bagi personel yang bertugas di tengah kondisi asap.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Kaltimra atas dukungan yang diberikan untuk petugas dan masyarakat. Bantuan masker khusus pelindung pernapasan ini sangat bermanfaat untuk mendukung perlindungan personel yang bertugas di lapangan, terutama ketika menghadapi paparan asap," ujar Rony.
Menurut Rony, dukungan dari berbagai pihak memperkuat semangat para petugas yang terus bekerja menangani karhutla dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.
Penyaluran Dikoordinasikan dengan BPBD Kaltara
Manager PLN UP3 Kaltara, Dody Suhendra, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Utara. Tujuannya agar pemanfaatan bantuan bisa disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
"Kami berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Utara agar bantuan ini dapat segera dimanfaatkan oleh petugas maupun masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap masker ini dapat membantu memberikan perlindungan bagi mereka yang beraktivitas di tengah paparan asap," ujar Dody.
Dody juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terus menjalankan tugas dalam penanganan karhutla di Kalimantan Utara. Ia berharap dukungan ini menjadi bagian dari semangat gotong royong menghadapi kondisi karhutla, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Melalui program PLN Peduli, PLN UID Kaltimra menyatakan terus berupaya menghadirkan manfaat yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan di wilayah operasionalnya, termasuk dalam menghadapi kondisi kebencanaan yang berdampak terhadap warga Kalimantan Utara.