Pemerintah Kota Tarakan resmi menghidupkan kembali lomba gerak jalan tingkat kota yang telah absen selama kurang lebih 17 tahun. Sebanyak 90 regu dengan total 1.980 peserta mengikuti perlombaan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu (23/8). Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk membangkitkan semangat kemerdekaan di kalangan pelajar dan masyarakat umum.
TARAKAN — Ribuan warga Tarakan memadati sepanjang rute perlombaan untuk menyaksikan 90 regu yang terdiri dari 1.980 peserta berlaga dalam lomba gerak jalan tingkat kota. Perlombaan yang digelar Minggu (23/8) ini menjadi momen istimewa karena merupakan kali pertama digelar oleh Pemkot Tarakan sejak tahun 2009.
Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti oleh empat kategori peserta, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Kategori SD mendominasi dengan mengirimkan 46 regu, disusul kategori SMP dengan 19 regu, kategori umum 14 regu, dan kategori SMA dengan 11 regu.
Empat Pos Penilaian dan Gerakan Wajib yang Dinilai
Panitia menyiapkan empat pos penilaian dengan fokus yang berbeda di setiap titik. Pos pertama digunakan untuk menilai variasi formasi, sementara pos kedua dan ketiga menjadi lokasi penilaian gerakan yang dilakukan peserta sambil berjalan.
"Di pos dua dan pos tiga ada gerakan yang sudah ditentukan, tapi sambil berjalan. Contohnya langkah tegap, hormat kanan, buka barisan, langkah perlahan dan langkah lari. Peserta tidak berhenti seperti di pos satu dan pos empat," jelas Sekretaris Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kota Tarakan, Wilson Simon.
Adapun pos keempat menjadi titik penilaian yel-yel yang dilontarkan peserta di akhir perlombaan. Dewan juri yang bertugas melibatkan unsur TNI-Polri dari Kodim, Polres Tarakan, Satrad, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Tarakan.
Total Hadiah Rp28 Juta untuk 16 Gelar Juara
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp28 juta beserta trofi untuk para pemenang. Setiap kategori memperebutkan juara 1, 2, 3, dan juara favorit, sehingga total ada 16 gelar juara yang diperebutkan dalam ajang ini.
Wilson menambahkan, pelaksanaan lomba gerak jalan ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Tarakan. Kegiatan yang sempat hilang dari agenda pemerintahan ini sengaja dihidupkan kembali untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Evaluasi untuk Agenda Tahunan Pemkot Tarakan
Pemkot Tarakan menargetkan lomba gerak jalan dapat kembali menjadi agenda tahunan setelah sukses digelar pada tahun ini. Panitia akan melakukan evaluasi menyeluruh baik dari sisi penyelenggaraan maupun penampilan peserta untuk perbaikan di masa mendatang.
"Ke depan kita harapkan kegiatan lomba gerak jalan ini akan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Tarakan. Tentu ke depan kita terus mengevaluasi, baik dari panitia maupun peserta, supaya kegiatannya bisa berjalan lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya," tutup Wilson.