TANJUNG SELOR — Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala menekankan pentingnya komunikasi dan kepedulian antarwarga untuk merawat keharmonisan sosial. Pesan ini ia sampaikan dalam perayaan Sewindu Kawulo Alit di Jalan Perjuangan, Sabanar Baru, Tanjung Selor.
Menurut Wagub, kemajemukan masyarakat di Kaltara bukanlah penghalang, melainkan aset berharga bagi kemajuan daerah. Ia mendorong nilai gotong royong terus dihidupkan demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.
Mengelola Perbedaan demi Stabilitas Daerah
Ingkong Ala mengingatkan bahwa stabilitas daerah sangat bergantung pada cara masyarakat mengelola perbedaan. Komunikasi yang baik antar-elemen warga menjadi kunci untuk meredam gesekan sosial sedini mungkin.
“Kita memiliki latar belakang yang beragam, tetapi persatuan harus tetap menjadi kekuatan utama. Dengan komunikasi yang baik dan saling peduli, keharmonisan sosial di Kaltara akan terus terjaga,” tegasnya.
Wagub menilai komunitas lokal memiliki peran strategis sebagai jembatan silaturahmi. Kelompok masyarakat diharapkan bertransformasi menjadi motor penggerak solidaritas sosial di tingkat akar rumput, bukan sekadar wadah berkumpul.
Sinergi Komunitas dan Pemerintah
HUT ke-8 Kawulo Alit kali ini mengusung tema “Membangun Keberagaman dalam Kepedulian terhadap Kerja Sama”. Wagub mengapresiasi konsistensi komunitas ini dalam mempererat persaudaraan di tengah masyarakat multikultural Tanjung Selor.
Sinergi antara kelompok masyarakat dan pemerintah daerah menjadi fokus utama untuk mendukung pembangunan berbagai sektor. Pemerintah memerlukan dukungan riil komunitas agar program pembangunan berjalan tepat sasaran dan manfaatnya menyentuh warga langsung.
“Dirgahayu Kawulo Alit ke-8. Semoga terus menjadi wadah yang mempererat persaudaraan dan membawa manfaat bagi kemajuan Kaltara,” ujar Wagub.
Acara di kawasan Sabanar Baru tersebut berlangsung khidmat dengan nuansa kekeluargaan kental. Kehadiran tokoh daerah dan warga mencerminkan semangat toleransi yang menjadi ciri khas masyarakat Kalimantan Utara.