TANJUNG SELOR — Kepolisian Resor Kota Bulungan menurunkan personelnya dalam aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir Sri Lumpur, Desa Bunyu Barat. Aksi bersama lintas instansi itu menyasar kelestarian kawasan pantai yang selama ini menjadi penopang hidup warga pesisir Bunyu.
Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo, menyebut keterlibatan kepolisian sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Menurutnya, mangrove berfungsi menjaga kawasan pantai dan keseimbangan ekosistem.
Kegiatan di Desa Bunyu Barat itu tidak hanya melibatkan aparat kepolisian. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI-Polri, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga para ketua RT setempat turut ambil bagian.
Pendanaan kegiatan bersumber dari Dana TAKE Tahun Anggaran 2026. Pelibatan ketua RT dinilai penting karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan warga di tingkat lingkungan.
Hadi menegaskan penanaman mangrove bukan kegiatan seremonial belaka. Ia menyebutnya sebagai langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
"Penanaman mangrove ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pantai dan menjaga keseimbangan ekosistem," ujar Hadi Purnomo.
Kawasan pesisir Bunyu selama ini dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas perikanan dan perkebunan warga. Vegetasi mangrove di garis pantai berfungsi menahan abrasi serta menjadi habitat biota laut.
Menurut Hadi, keberadaan mangrove harus dijaga secara berkelanjutan. Penanaman saja tidak cukup apabila tidak diikuti pemeliharaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam. Jangan sampai setelah kegiatan selesai, kepedulian terhadap lingkungan justru berhenti. Keberhasilan pelestarian lingkungan membutuhkan komitmen bersama," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir dari kerusakan lingkungan.
"Sinergi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Polri mendukung kegiatan positif seperti ini karena menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari tanggung jawab bersama demi kepentingan generasi mendatang," tambahnya.
Setelah penanaman, tantangan berikutnya adalah memastikan bibit mangrove tumbuh hingga berakar kuat. Warga Desa Bunyu Barat bersama pemerintah desa diharapkan merawat tanaman secara berkala.
Polresta Bulungan menyatakan akan terus mendukung kegiatan positif di wilayah hukumnya, termasuk yang menyangkut pelestarian lingkungan pesisir.