3 IPA di Tarakan Terdampak El Nino 2026, Perumda Tirta Alam Andalkan Pompa Cadangan dan Mobil Tangki

Penulis: Mirza Fachri  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:16:01 WIB
Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan Iwan Setiawan menyatakan tiga unit IPA terdampak kemarau panjang El Nino 2026.

TARAKAN — Direktur Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan Iwan Setiawan menyatakan tiga unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) terdampak kemarau panjang, yakni IPA Persemaian, IPA Kampung Satu, dan IPA Kampung Bugis. Tiga IPA lain, yaitu IPA Juata Laut, IPA Bengawan, dan IPA Indulung, masih beroperasi normal untuk menjaga suplai ke pelanggan.

Penurunan suplai air baku paling tajam terjadi di Embung dan Sungai Persemaian yang kini dalam kondisi kering atau suplai mati. Bendungan Binalatung mencatat level air minus 174 sentimeter dengan suplai menyusut dari 180 liter per detik menjadi 60 liter per detik.

Embung Rawasari hingga Sungai Semunti Masih Normal

Sejumlah sumber air lain dilaporkan bertahan pada kondisi relatif aman. Embung Rawasari, Sungai Sesanip, Embung Indulung, Embung Bengawan, dan Sungai Semunti masih menyuplai air seperti biasa.

Kondisi tersebut membuat Perumda Tirta Alam tidak perlu memangkas operasional secara drastis seperti sejumlah daerah lain. Iwan menyebut dampak El Nino tahun ini terasa masif, dari Eropa hingga Sulawesi Selatan.

"Kondisi global akibat El Niño tahun 2026 ini sangat ekstrem, bahkan sejumlah daerah di Indonesia mengalami krisis berat hingga harus memangkas operasional IPA secara drastis," ujarnya.

Pompa Cadangan Embung Indulung Dorong Suplai ke IPA Kampung Satu

Langkah cepat ditempuh dengan mengoptimalkan sumber air baku yang masih tersisa. Perumda memfungsikan pompa cadangan di Embung Indulung untuk mendongkrak suplai air bersih menuju IPA Kampung Satu.

Sistem pengaliran air juga diatur menyesuaikan kapasitas produksi harian. Selain itu, bantuan air bersih disalurkan memakai mobil tangki langsung ke titik permukiman warga dan fasilitas publik yang membutuhkan.

Warga Tarakan Diminta Berhemat Selama Kemarau

Perumda Tirta Alam optimistis stabilitas layanan air bersih tetap terjaga lewat kesiapan infrastruktur dan mitigasi terukur. Meski begitu, masyarakat diimbau bijak dan berhemat menggunakan air selama musim kemarau El Nino berlangsung.

Di tingkat nasional, tekanan serupa muncul di sejumlah wilayah. Iwan mencontohkan Bendungan Bili-Bili di Sulawesi Selatan yang mengalami penyusutan ekstrem dan mengancam 180 ribu pelanggan PDAM Makassar, serta intrusi air laut di Sungai Mahakam yang memaksa status layanan naik menjadi kondisi kritis.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: jendelakaltara.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top