Kapolda Kaltara Brigjen Andi Syahriful Terima Gelar Adat Lundayeh "Tuk Ganang Mulung" di Malinau

Penulis: Lendra Saputra  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:16:31 WIB
Kapolda Kaltara Brigjen Pol Andi Syahriful menerima gelar adat Lundayeh "Tuk Ganang Mulung" dalam prosesi di Kabupaten Malinau.

MALINAU — Penghormatan adat itu diberikan di sela kunjungan kerja Kapolda Kaltara ke Kabupaten Malinau. Selain Bupati Malinau Wempi Wellem Mawa dan Wakil Bupati Jakaria, acara dihadiri jajaran FKPD, pimpinan lembaga adat, serta ratusan undangan.

Dalam prosesi tersebut, Andi Syahriful menerima sejumlah atribut adat berupa rompi, parang atau felefet, gelang, dan topi adat. Atribut-atribut itu menyimpan makna filosofis: perlindungan, keberanian menempuh jalan kebaikan, serta amanah dan tanggung jawab sebagai pengayom masyarakat.

Makna Gelar "Tuk Ganang Mulung" bagi Polisi dan Warga Lundayeh

Pemberian gelar bukan sekadar seremoni. Lembaga Adat Lundayeh menilai gelar kehormatan ini menegaskan posisi Kapolda sebagai bagian dari masyarakat adat di tanah Malinau.

Bagi kepolisian, penyematan gelar membuka jalur komunikasi yang lebih dekat dengan warga Dayak Lundayeh. Kapolda menyebut kunjungan kerja ini sebagai kesempatan mendengar langsung aspirasi masyarakat.

"Saya telah mendengar dan menerima seluruh masukan serta aspirasi dari masyarakat Dayak, khususnya di Kabupaten Malinau. Masukan tersebut menjadi motivasi dan semangat bagi saya untuk terus bekerja, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Andi Syahriful.

Ajakan Sinergi dan Pengalaman Karhutla Jadi Bekal

Dalam sambutannya, Andi Syahriful mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga kamtibmas di Kaltara.

"Mari kita bersama-sama bahu-membahu, memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam membangun negeri ini," ujarnya.

Kapolda juga menyinggung pengalaman penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bekal menghadapi tantangan di wilayah Kaltara. Dukungan seluruh elemen masyarakat dinilai diperlukan agar situasi keamanan tetap kondusif.

Pesan untuk Polres Malinau: Respons Keluhan Warga dengan Cepat

Kepada jajaran Polres Malinau, Andi Syahriful berpesan agar memberikan pelayanan secara tulus dan merespons keluhan masyarakat dengan cepat. Kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian harus terus dijaga.

Dia juga menekankan pentingnya komunikasi, musyawarah, dan penghormatan terhadap kearifan lokal dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Pendekatan itu dinilai lebih efektif daripada langkah represif.

Pemberian gelar adat "Tuk Ganang Mulung" menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kepolisian dan masyarakat adat Lundayeh. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan warga diharapkan terus terjaga untuk mendukung keamanan serta pembangunan di Kabupaten Malinau dan Kaltara.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: kaltaraaktual.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top