TANJUNG SELOR — Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bulungan Sayid Abdurahman Saleh memimpin diskusi koordinasi teknis bersama jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar dan para pedagang di kawasan Pasar Agro. Forum itu menjadi wadah menyerap masukan pedagang sekaligus menyelaraskan langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pasar.
Pembahasan difokuskan pada revitalisasi tata kelola Pasar Los Agro, penertiban administrasi, serta penguatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Percepatan pembentukan kepengurusan asosiasi pedagang masuk dalam agenda prioritas.
Pembentukan kepengurusan asosiasi dinilai menjadi kunci agar kebijakan pengelolaan pasar bisa disosialisasikan dan dijalankan bersama. Tanpa wadah organisasi yang jelas, komunikasi antara UPTD Pasar dan pedagang berpotensi tersendat.
Sayid menekankan pentingnya keterlibatan para pedagang dalam mendukung penataan pasar. Pengelolaan pasar, menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melalui UPTD, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif pedagang sebagai pihak yang menjalankan aktivitas perdagangan setiap hari.
"Penataan pasar membutuhkan komunikasi dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan para pedagang. Karena itu, kita ingin membangun koordinasi yang lebih terarah agar setiap kebijakan terkait pengelolaan pasar dapat dipahami dan dilaksanakan bersama," ujarnya.
Diskusi menyentuh tiga area utama pengelolaan Pasar Los Agro. Revitalisasi tata kelola menjadi pintu masuk penataan menyeluruh kawasan pasar tradisional tersebut.
Ketiga agenda itu dibahas bersama agar setiap kebijakan terkait pengelolaan pasar dapat dipahami dan dilaksanakan oleh para pedagang.
Pemkab Bulungan menargetkan lingkungan perdagangan yang tertib dan kondusif di Pasar Los Agro. Tata kelola yang rapi disebut mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Bagi pedagang, penertiban administrasi dan kejelasan organisasi asosiasi memudahkan penyampaian aspirasi ke UPTD Pasar. Pembeli di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor juga ikut merasakan dampak dari penataan kawasan yang lebih teratur.
Langkah lanjutan menunggu hasil percepatan pembentukan kepengurusan asosiasi pedagang. DKUKMPP Bulungan bersama UPTD Pasar akan memastikan setiap kebijakan pengelolaan pasar berjalan seiring dengan kesiapan para pedagang di kawasan Pasar Agro.