TANJUNG SELOR — Bupati Bulungan Syarwani hadir langsung menyaksikan proses khitanan 66 anak dari sejumlah desa di Kecamatan Sekatak. Kegiatan bakti sosial itu berlangsung di Masjid Al-Muttaqin dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bulungan.
Peserta berasal dari berbagai kampung di wilayah Sekatak. Panitia mencatat antusiasme warga cukup tinggi, sehingga kegiatan berjalan sejak pagi hingga selesai.
Khitanan massal digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Al-Muttaqin Sekatak bersama PPNI Kabupaten Bulungan. Panitia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat setempat.
Menurut Syarwani, layanan gratis tersebut membantu meringankan beban biaya keluarga. Ia menilai kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan organisasi profesi kesehatan jadi kunci agar layanan kesehatan menjangkau warga desa.
"Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi kesehatan, dan masyarakat sangat penting untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan yang dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak di desa," ujar Syarwani.
Melihat respons warga, Syarwani meminta Camat Sekatak berkoordinasi dengan kepala desa, sekolah, dan puskesmas. Persiapan diarahkan untuk khitanan massal dengan cakupan lebih besar pada liburan sekolah mendatang.
Pemkab Bulungan juga berencana memfasilitasi program khitanan dan imunisasi massal di seluruh kecamatan. Rencana itu akan melibatkan Dinas Kesehatan bersama PPNI.
Belum ada keterangan resmi soal jadwal dan jumlah peserta yang ditargetkan dalam perluasan program tersebut. Dinas Kesehatan Bulungan disebut akan menyusun rincian teknisnya bersama pihak kecamatan.