KALIMANTAN UTARA — Forever Ago, game road trip tentang seorang pria lanjut usia yang berduka, resmi dirilis untuk Steam, PlayStation 5, Nintendo Switch 2, dan Xbox Series X/S dengan harga sekitar 330 ribu rupiah. Pekan ini juga menandai hadirnya demo Militsioner setelah enam tahun sejak pertama kali diumumkan, plus rangkaian showcase game indie seperti Triple-i Initiative dan LudoNarraCon. Penggemar game indie yang mencari pengalaman naratif pendek bisa langsung mencoba Forever Ago akhir pekan ini.
Forever Ago dikembangkan oleh Third Shift dan diterbitkan Annapurna Interactive. Game ini sudah terverifikasi untuk Steam Deck dan tersedia juga di Epic Games Store, Game Pass Ultimate, serta PC Game Pass.
Forever Ago bercerita tentang Alfred, seorang pria lanjut usia yang menjalani semacam perburuan harta karun. Rute perjalanannya menyusuri tempat dan kenangan yang membentuk hubungannya dengan mendiang istrinya, Audrey, yang menyusun pencarian itu untuknya.
Alur ceritanya tidak berjalan sesuai rencana. Tema utamanya soal menghadapi duka, menemukan jati diri setelah kehilangan sosok penting, dan perjalanan waktu yang tak terbendung.
Mekanisme permainannya mencakup eksplorasi, memotret, puzzle ringan, dan interaksi dengan karakter lain. Beberapa aspek teknisnya disebut kurang mulus, misalnya prompt interaksi yang kadang menghilang dan butuh beberapa saat untuk muncul kembali.
Militsioner akhirnya bisa dicoba lewat demo yang tersedia sekarang. Ini game immersive sim yang menempatkan pemain dalam upaya kabur dari sebuah kota.
Penghalang utamanya adalah seorang polisi raksasa yang nyaris mahatahu. Sosok itu berusaha menahan pemain menjelang persidangan atas kejahatan yang tampaknya tidak dilakukan pemain.
Demo-nya disebut sangat aneh sekaligus lucu. Lingkungannya padat untuk dijelajahi, dengan situasi yang berubah cepat, mulai dari instruksi membuat polisi itu depresi hingga kencan dadakan. Versi penuh Militsioner dijadwalkan hadir tahun depan.
Triple-i Initiative menggelar showcase edisi kedua tahun ini. Ajang itu mengumumkan Among Us Story: On Guard, spin-off detektif dari Among Us, yang akan rilis 17 Februari.
Ada pula Gods With Badges dari Strange Scaffold bergaya Xcom, dan Lazare's Sacrifice, deckbuilder naratif yang melibatkan desainer Gwent: The Witcher Card Game, Damien Monnier, untuk rilis tahun depan. Showcase juga menampilkan gameplay The Talos Principle 3 dan puluhan game lain.
Playtest dan demo untuk banyak game dalam showcase itu sudah aktif. Update untuk Windrose dan Chained Together turut diumumkan.
Out of Bounds menayangkan sekitar 45 menit berisi 16 game yang disebut tersembunyi, segar, dan berani. Isinya termasuk Bingone, roguelike terinspirasi bingo; Draftula, roguelike pembangun kastil yang menyerap elemen Tetris dengan demo di Steam; serta Haunted Cleaner yang bergaya puzzle.
Convergence Games showcase berlangsung lebih dari dua jam. Di situ ada pengumuman tanggal rilis baru untuk Kick, yaitu 3 November.
LudoNarraCon edisi terbaru menyoroti 50 game berbasis narasi yang sudah tersedia atau punya demo di Steam. Beberapa judul yang menonjol antara lain Titanium Court, Wax Heads, Perfect Tides: Station to Station, dan Cairn. Sale pendampingnya berlangsung sampai 15 Oktober dengan diskon lebih dari 150 game.
Playdate Season 3 dimulai pekan ini. Kampanye single-player Star Wars: Galactic Racer juga bisa dimainkan di Amazon Luna tanpa biaya tambahan bagi pelanggan Prime.
Forever Ago paling cocok untuk pemain yang menyukai cerita emosional dan eksplorasi santai, sementara Militsioner menyasar penggemar immersive sim yang ingin pengalaman unik. Keduanya bisa jadi pilihan sebelum deretan rilis indie berikutnya datang.