KALIMANTAN UTARA — Pemerintah menyiapkan Bantuan Subsidi Upah 2026 untuk 13,3 juta pekerja dengan anggaran Rp12 triliun, cair Oktober–Desember secara sekaligus untuk tiga bulan. Pekerja bisa mengecek status penerima lewat empat kanal resmi: portal Kemnaker, situs BPJS Ketenagakerjaan, aplikasi Pospay, dan JMO. Belum ada pengumuman resmi soal kriteria final, sehingga pengecekan mandiri jadi cara paling aman memastikan nama terdaftar.
Kementerian Ketenagakerjaan belum merilis kriteria resmi BSU 2026 per 7 Oktober 2026. Meski begitu, pekerja bisa memantau status kepesertaan lewat sejumlah portal yang sudah disiapkan pemerintah dan lembaga penyalur.
Program ini masuk dalam paket stimulus ekonomi kuartal IV-2026 yang diputuskan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut anggaran yang disiapkan mencapai Rp12 triliun.
Kuota dan Jadwal Pencairan BSU 2026
Pemerintah menargetkan 13,3 juta pekerja di seluruh Indonesia sebagai penerima BSU 2026. Pencairan direncanakan berlangsung Oktober hingga Desember, dengan sistem penyaluran sekaligus untuk tiga bulan.
Skema ini berbeda dari bantuan tunai bulanan biasa. Pekerja akan menerima dana gabungan tiga bulan dalam satu kali transfer, sehingga nominal yang masuk rekening terlihat lebih besar dibanding pencairan per bulan.
Gambaran Kriteria Penerima
Karena ketentuan resmi belum diumumkan, acuan sementara mengacu pada regulasi BSU tahun sebelumnya. Berikut syarat yang biasanya dipakai:
- Warga Negara Indonesia dengan NIK KTP aktif.
- Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori Pekerja Penerima Upah (PU).
- Gaji atau upah maksimal Rp3.500.000 per bulan.
- Diprioritaskan bagi pekerja yang belum menerima PKH atau bansos reguler lain.
- Bukan ASN, prajurit TNI, maupun anggota Polri.
Pekerja yang memenuhi kriteria tersebut sebaiknya menyiapkan NIK KTP dan data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebelum melakukan pengecekan.
Cara Cek Penerima BSU 2026 di Portal Kemnaker
Portal resmi Kemnaker di https://bsu.kemnaker.go.id/ menjadi kanal utama pengecekan status BSU. Hingga artikel ini ditayangkan, laman tersebut belum bisa diakses karena pemerintah belum membuka periode pengecekan resmi.
- Akses tautan https://bsu.kemnaker.go.id/.
- Gulir ke bawah menuju menu pengecekan status.
- Masukkan NIK KTP dan data diri lengkap.
- Ketik kode keamanan (captcha) yang muncul.
- Klik tombol "Cek Status".
- Sistem akan menampilkan status apakah NIK terdaftar sebagai penerima BSU 2026.
Cara Cek Penerima BSU 2026 di Situs BPJS Ketenagakerjaan
Selain portal Kemnaker, pekerja dapat memverifikasi data kepesertaan langsung di situs resmi BPJS Ketenagakerjaan. Cara ini berguna untuk memastikan status aktif sebagai peserta kategori PU.
- Buka https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
- Klik menu "Cek Status Calon Penerima BSU".
- Gulir ke kolom "Cek Apakah Kamu Termasuk Calon Penerima BSU".
- Isi NIK KTP, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor ponsel, dan email aktif.
- Klik "Lanjutkan" untuk memproses pencocokan data.
Cara Cek BSU 2026 Lewat Aplikasi Pospay
PT Pos Indonesia menyediakan layanan pengecekan sekaligus pencairan BSU melalui aplikasi Pospay. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan App Store untuk pengguna Android maupun iOS.
- Unduh aplikasi Pospay dari Google Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu bantuan berlogo khusus di halaman utama.
- Pilih jenis bantuan "Bantuan Subsidi Gaji/Upah 2026".
- Masukkan 16 digit NIK KTP secara tepat.
- Klik "Cek Status Penerima" untuk melihat notifikasi penerimaan dana.
Cara Cek BSU 2026 di Aplikasi JMO
Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) milik BPJS Ketenagakerjaan menyediakan fitur cek eligibilitas calon penerima BSU. Fitur ini bisa dipakai pekerja yang sudah punya akun JMO aktif.
- Unduh dan buka aplikasi JMO di ponsel.
- Login akun, atau buat akun baru dengan NIK KTP dan nomor telepon jika belum terdaftar.
- Pilih banner "Cek Eligibilitas Bantuan Subsidi Upah (BSU)" di halaman utama.
- Isi NIK KTP, nama lengkap, nama ibu kandung, nomor HP, dan email.
- Klik "Lanjutkan" untuk melihat status eligibilitas pencairan BSU.
Ciri Dana BSU 2026 Sudah Masuk Rekening
Kepastian dana BSU 2026 sebesar Rp900.000 masuk ke rekening bisa diketahui lewat pemberitahuan resmi di situs Kemnaker atau BPJS Ketenagakerjaan. Notifikasi akan muncul pada akun pendaftaran yang sebelumnya dipakai untuk pengecekan status.
Pekerja disarankan memantau kanal resmi secara berkala dan tidak mempercayai informasi pencairan dari sumber tidak jelas. Pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan pengecekan BSU 2026, sehingga setiap pengumuman soal kriteria dan tanggal cair perlu dikonfirmasi langsung ke portal Kemnaker.