Test Drive Lexus ES 350e dan ES 350h: Nyaman di Belakang, Asyik di Kemudi

Penulis: Panji Pratama  •  Minggu, 20 September 2026 | 19:35:01 WIB

KALIMANTAN UTARA — Lexus ES generasi terbaru hadir dalam dua varian elektrifikasi, ES 350e bertenaga listrik penuh dan ES 350h hybrid, dengan pengujian mencakup rute Jakarta hingga BSD City. Sedan sepanjang 5,14 meter ini tetap mengutamakan kenyamanan penumpang, tetapi platform TNGA GA-K membuat pengalaman mengemudinya berubah lebih natural dibanding generasi sebelumnya. ES 350e menawarkan jarak tempuh hingga 581 km berdasarkan WLTP, sementara ES 350h mengandalkan mesin 2.487 cc hybrid dengan total output 244 hp.

Lexus Indonesia menggelar sesi pengujian perdana untuk The All-New Lexus ES dengan dua varian sekaligus, ES 350e dan ES 350h. Perjalanan dimulai dari kawasan Jakarta Selatan menuju BSD City, mencakup rute dalam kota yang padat, jalan tol, hingga jalanan kurang mulus di kawasan pengembangan.

Dua Karakter Berbeda dalam Satu Nama ES

ES 350e mengandalkan motor listrik dengan output 221 hp dan torsi 268,6 Nm. Energi disimpan pada baterai berkapasitas 74,69 kWh, dengan klaim jarak tempuh hingga 581 km menurut siklus WLTP.

Varian ini memakai pelek 21 inci berbalut ban 235/45 R21. Sementara ES 350h mengusung mesin 2.487 cc empat silinder hybrid yang dipadukan motor listrik, menghasilkan total output 244 hp.

Kenyamanan Kursi Belakang yang Masih Jadi Andalan

Perjalanan pagi dimulai dari kursi belakang ES 350e. Kabin terasa lega dan senyap meski melewati ruas jalan Jakarta yang mulai padat.

Detail yang paling menonjol adalah tirai di kaca samping. Di tengah kemacetan, keberadaannya memberi kesan ruang pribadi bagi penumpang.

Namun tidak semua elemen mewah terasa merata. Pada ES 350h, panoramic sunroof hanya menutup sebagian atap dan tidak memanjang hingga baris kedua. Untuk sedan yang menjual kenyamanan penumpang, keputusan desain ini terasa kurang konsisten.

Perpindahan ke Kursi Kemudi

Di balik kemudi, ES 350e tidak terasa intimidatif untuk sedan sebesar ini. Posisi duduk mudah ditemukan, jok menopang dengan baik, dan kemudi tergolong ringan tetapi tetap memberi umpan balik.

Lexus mengembangkan generasi terbaru ES di atas platform TNGA GA-K, mencakup chassis, suspensi, dan sistem kemudi. Hasilnya, karakter berkendara terasa lebih natural tanpa mengorbankan kenyamanan.

Interior memakai pendekatan minimalis tanpa mengorbankan fungsi. Tombol fisik Responsive Hidden Switches menyatu dengan permukaan panel, sementara konsep Tazuna Cockpit menampilkan navigasi Apple CarPlay atau Android Auto langsung di panel instrumen.

Respons Instan di Mode Sport

Sebagai kendaraan listrik, ES 350e memberi respons tenaga yang instan. Di mode Normal, tenaga tersalur halus dan mudah dikendalikan. Begitu mode Sport dipilih, karakter mobil berubah lebih agresif.

Kamera 360 derajat dan Lexus Safety System+ 4.0 membantu manuver di lalu lintas padat. Kondisi stop and go terasa ringan, dan kabin tetap senyap saat kecepatan rendah.

ES 350h: Setelan Suspensi Lebih Bersahabat

Beralih ke ES 350h, perbedaan paling terasa ada pada kaki-kaki. Varian hybrid ini memakai pelek 19 inci dengan ban 235/55 R19, lebih tebal dibandingkan 235/45 R21 pada ES 350e.

Di jalan kurang mulus, kombinasi ban profil tebal ini terasa lebih nyaman. Meski bobotnya lebih besar, sedan sepanjang 5,14 meter ini tetap ringan dikendalikan.

Peralihan antara mesin bensin dan motor listrik berlangsung halus. Tidak ada sentakan yang mengganggu, sesuai karakter Lexus yang menempatkan kenyamanan sebagai prioritas.

Fasilitas untuk Pengemudi dan Sopir

Sebelum sesi berkendara dimulai, perjalanan singkat berhenti di Lexus Gallery Mampang Prapatan. Selain sarapan, peserta diajak melihat fasilitas yang disediakan untuk pemilik kendaraan.

Lexus menyediakan layanan pijat gratis hingga cukur rambut bagi pengemudi yang menunggu. Fasilitas ini menunjukkan pendekatan kepemilikan yang tidak hanya menyasar pemilik, tetapi juga sopir.

Catatan dari Sehari Pengujian

Dua varian ES menawarkan pengalaman yang berbeda. ES 350e unggul pada jarak tempuh dan respons tenaga listrik, sementara ES 350h memberi kenyamanan jalan yang lebih baik berkat profil ban.

Generasi terbaru ES tetap punya alasan kuat untuk dinikmati dari kursi belakang. Tetapi platform baru dan setelan kemudi membuatnya lebih menarik untuk dikemudikan sendiri.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top