KALIMANTAN UTARA — Tab "Ditandai" tetap tersedia seperti biasa untuk melihat semua foto dan video yang menandai akun Anda. Yang baru, pengguna bisa memilih konten tertentu dari tab tersebut untuk ditampilkan di grid profil utama.
Instagram menyebut fitur ini cocok untuk menampilkan foto grup, kolaborasi antar kreator, atau kenangan bersama orang lain. Konten yang ditambahkan ke grid akan muncul dalam urutan kronologis terbalik secara otomatis.
Pengguna tetap bisa mengatur ulang posisi setiap unggahan di grid sesuai keinginan. Fleksibilitas ini melengkapi fitur pengaturan ulang posisi grid yang lebih dulu diperkenalkan Instagram pada Juni 2026.
Ada beberapa jalur yang bisa dipakai pengguna untuk menambahkan unggahan bertag ke grid profil:
Setelah memilih "Tambahkan ke grid", Instagram akan menampilkan pemberitahuan bahwa visibilitas konten tetap bergantung pada pengaturan privasi akun Anda dan akun yang mengunggah serta menandai konten.
Jika berubah pikiran, pengguna dapat menghapus unggahan tersebut dari grid profil utama tanpa harus menghapusnya secara keseluruhan. Konten akan kembali hanya muncul di tab "Ditandai".
Pengaturan privasi tetap menjadi penentu utama apakah konten tag bisa dilihat orang lain. Artinya, meski Anda menambahkan konten ke grid, akun yang mengunggah tetap bisa membatasi siapa saja yang bisa melihat unggahan tersebut.
Langkah ini memperkuat posisi Instagram sebagai platform kurasi identitas visual. Fitur serupa belum banyak diadopsi kompetitor utama seperti TikTok atau X yang masih memisahkan konten tag dari profil utama pengguna.
Bagi pelaku bisnis digital dan kreator, fitur ini membuka peluang menampilkan kolaborasi brand atau konten buatan pengguna (UGC) langsung di grid profil. Namun, kontrol privasi berlapis tetap menjadi pertimbangan sebelum konten pihak ketiga dipromosikan ke tampilan utama.
Instagram belum mengumumkan jadwal rollout bertahap untuk pasar Indonesia secara spesifik. Fitur ini menyusul pembaruan pengaturan posisi grid yang lebih dulu hadir pada Juni 2026.