Penerbangan ke Long Bawan dan Long Layu di Nunukan Tetap Normal Saat Kabut Asap, Jarak Pandang Pulih di Atas 3.000 Meter

Penulis: Lendra Saputra  •  Kamis, 03 September 2026 | 12:16:31 WIB
Jarak pandang di Bandara Nunukan tercatat di atas 3.000 meter sehingga penerbangan ke Long Bawan dan Long Layu berjalan normal.

NUNUKAN — Jarak pandang di Bandara Nunukan berangsur membaik setelah beberapa hari sebelumnya sempat turun drastis hingga sekitar 1.500 meter akibat kabut asap. Kini visibilitas tercatat di atas 3.000 meter, sehingga aktivitas penerbangan dinyatakan aman dan berjalan normal.

“Untuk kondisi hari ini masih aman dan lancar, tidak ada masalah. Visibility juga kami update setiap hari,” ujar Nandus, Teknisi Penerbangan Terampil sekaligus anggota Internal Supervisor UPBU Kelas III Nunukan.

Dua Rute Pedalaman Dilayani Susi Air Sesuai Jadwal

Pada Rabu (2/9/2026), dua penerbangan menuju wilayah pedalaman dijadwalkan berangkat dari Bandara Nunukan. Keduanya dilayani Susi Air masing-masing pada pukul 08.00 WITA untuk tujuan Long Layu dan pukul 11.00 WITA ke Long Bawan.

Pihak pengelola bandara menyebut jadwal tersebut tidak mengalami penundaan. Kondisi cuaca dan jarak pandang dinilai masih memungkinkan pesawat kecil beroperasi ke kawasan perbatasan yang rutin mengandalkan transportasi udara.

Laporan Real Time ke Otoritas Bandara dan AirNav

Pemantauan kabut asap dan jarak pandang dilakukan secara berkala oleh petugas UPBU Kelas III Nunukan. Hasil pemantauan langsung dilaporkan secara real time ke Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII serta LPPNPI atau AirNav Indonesia Cabang Nunukan selaku penyedia layanan navigasi penerbangan.

“Untuk kondisi sekarang kami laporkan baik, kemudian koordinasi juga dengan pihak AirNav,” kata Nandus. Langkah ini memastikan setiap perubahan kondisi di lapangan bisa segera direspons oleh seluruh pihak yang terlibat dalam pengaturan lalu lintas udara.

Antisipasi Jika Kabut Asap Kembali Memburuk

Pengelola Bandara Nunukan juga menjalin koordinasi dengan sejumlah unsur terkait sebagai langkah antisipasi. Jika kepadatan kabut asap meningkat kembali dan mengganggu jarak pandang, mereka siap mengambil tindakan cepat demi keselamatan penerbangan.

Keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya bersih dari kabut asap. Pemantauan akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung, terutama di wilayah yang rawan terdampak kebakaran lahan.

Reporter: Lendra Saputra
Sumber: intikatanusantara.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top