KALIMANTAN UTARA — Layanan streaming olahraga milik Disney kembali menyesuaikan tarif langganannya. Melalui halaman dukungan resmi, ESPN mengumumkan perubahan harga untuk dua paket utamanya, ESPN Select dan ESPN Unlimited, yang berlaku efektif pertengahan September. Penyesuaian ini merupakan yang pertama sejak ESPN merombak total strategi streaming mereka tahun lalu.
Bagi pengguna setia layanan ini, kenaikan berarti tambahan biaya tahunan hingga US$20. Namun, dampaknya tidak berhenti di situ—paket bundel yang menggabungkan ESPN dengan platform streaming lain juga ikut menyesuaikan tarif.
ESPN Select, paket yang menyasar penonton yang menginginkan konten olahraga esensial, naik dari US$13 menjadi US$14 per bulan. Untuk langganan tahunan, pengguna perlu menyiapkan US$140, naik US$10 dari harga sebelumnya US$130.
Sementara itu, ESPN Unlimited yang menawarkan akses lebih lengkap ke seluruh konten olahraga, naik ke US$32 per bulan dari sebelumnya US$30. Langganan tahunan paket ini kini dipatok di angka US$320, naik dari US$300.
Kenaikan harga ESPN Select otomatis mengerek tarif paket bundel yang menggabungkannya dengan Disney+ dan Hulu. Untuk kombinasi layanan dengan iklan (ads), harga naik dari US$20 menjadi US$22 per bulan. Sementara versi tanpa iklan (ad-free) untuk ketiga layanan tersebut kini dibanderol US$33 per bulan, naik dari US$30.
Yang perlu dicermati, paket legacy yang menggabungkan Hulu, Disney+, dan ESPN Select versi tanpa iklan—yang sudah tidak lagi menerima pelanggan baru—juga mengalami kenaikan. Pelanggan lama paket ini akan melihat tagihan bulanan mereka naik dari US$25 menjadi US$28.
Kabar baiknya, paket bundel yang melibatkan ESPN Unlimited tidak terpengaruh oleh penyesuaian harga kali ini.
Langkah ESPN ini mengikuti jejak Peacock yang pekan lalu mengumumkan kenaikan harga hingga US$3 per bulan atau US$30 per tahun. Apple juga baru-baru ini menaikkan tarif langganan untuk Apple Music dan Apple One.
Kondisi ini menandai tren industri streaming yang semakin matang—platform berlomba menyeimbangkan biaya produksi konten dengan pendapatan langganan. Bagi konsumen Indonesia yang berlangganan layanan internasional, kenaikan ini perlu dianggarkan ulang, terutama jika memanfaatkan paket bundel untuk menghemat biaya.
Perubahan harga ini hanya berlaku untuk pelanggan di wilayah Amerika Serikat. Belum ada informasi resmi mengenai penyesuaian tarif untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.