TARAKAN — Ribuan pengendara yang melintas di kawasan simpang 4 Tarakan Mall sempat menghentikan kendaraannya sejenak saat sirine berbunyi, Senin (17/8/2026). Momen itu merupakan bagian dari peringatan detik-detik Proklamasi yang digelar di tengah ruas jalan umum, bukan hanya di lapangan upacara.
Kasatlantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana, menjelaskan penghentian arus lalu lintas dimulai pukul 11.14 WITA. Kegiatan diawali dengan pembunyian sirine selama satu menit, dilanjutkan pembacaan teks Proklamasi, dan ditutup dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya.
Untuk mengamankan jalannya aksi simbolis ini, kepolisian menyiagakan sekitar 55 personel dari Polres Tarakan maupun Direktorat Polda Kalimantan Utara. Total personel gabungan yang terlibat mencapai hampir 100 orang, termasuk dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan PMK Tarakan, serta organisasi masyarakat setempat.
"Peringatan ini membuktikan bahwasannya 17 Agustus tidak hanya dilaksanakan secara seremonial di lapangan saja, melainkan juga di tempat umum. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengingat kembali jasa para pahlawan yang telah gugur," ujar Iptu Ardi Wisnu Pradana.
Pemilihan simpang 4 Tarakan Mall sebagai lokasi peringatan bukan tanpa alasan. Titik ini merupakan salah satu persimpangan tersibuk di Kota Tarakan, sehingga dianggap strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Menurut Ardi, kegiatan tahunan ini bertujuan memupuk rasa cinta tanah air sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Tarakan mengenang jasa para pahlawan. Ia menambahkan bahwa aksi di ruang publik ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil perjuangan panjang.
Ardi mengapresiasi tingginya partisipasi aktif dari berbagai elemen kota dalam mendukung kegiatan positif tersebut. Menurutnya, keterlibatan organisasi masyarakat dan instansi terkait menunjukkan sinergi yang kuat di Kota Tarakan.
"Alhamdulillah, ini bentuk dukungan nyata bahwasannya kita semua bersatu dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Sang Saka Merah Putih," pungkasnya.
Kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Arus lalu lintas di kawasan simpang 4 Tarakan Mall kembali normal setelah rangkaian acara selesai dilaksanakan.