KATALIS 2026 di Tarakan Bukan Sekadar QRIS, Wali Kota Khairul: Ini Ruang Kreativitas Anak Muda Kaltara

Penulis: Naufal Aditama  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:19:01 WIB
Wali Kota Tarakan, Khairul, menyaksikan penampilan band pelajar dan mahasiswa dalam puncak acara KATALIS 2026 di Taman Berkampung, Sabtu malam.

TARAKAN — Suasana Taman Berkampung berubah menjadi panggung apresiasi bagi pelajar dan mahasiswa se-Kalimantan Utara pada Sabtu malam. Mereka tampil dalam kompetisi live performance band yang menjadi rangkaian puncak acara Kaltara Digital QRIS (KATALIS) 2026, sebuah program yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., yang hadir langsung di lokasi menilai kegiatan ini menggabungkan dua hal penting: edukasi digital dan ruang ekspresi anak muda. “Kegiatan ini sangat positif. Tidak hanya mendorong perluasan penggunaan QRIS dan transaksi digital, tetapi juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat,” ujarnya.

Elektronifikasi Pajak Daerah Jadi Sorotan

Di luar kemeriahan panggung musik, Khairul menegaskan bahwa digitalisasi memiliki peran strategis dalam tata kelola pemerintahan. Ia menyoroti pentingnya elektronifikasi pembayaran pajak dan retribusi daerah sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kita tentu mendukung elektronifikasi pembayaran karena memberikan kemudahan bagi masyarakat. Pelayanan menjadi lebih praktis dan diharapkan semakin transparan,” kata Khairul.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat untuk memanfaatkannya secara produktif. Digitalisasi, lanjut dia, seharusnya memberikan kemudahan sekaligus mendorong efisiensi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan.

Mengapa Pelibatan Pelajar dan Mahasiswa Penting?

Khairul menilai pelibatan pelajar dan mahasiswa dalam rangkaian KATALIS menjadi hal yang krusial. Generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga diberi ruang untuk menunjukkan kapabilitas di depan publik.

“Anak-anak muda kita memiliki banyak potensi. Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk mereka tampil, berkarya dan menunjukkan kemampuannya,” ujarnya.

Penampilan para peserta band disaksikan langsung oleh masyarakat yang memadati kawasan Taman Berkampung. Acara semakin meriah dengan kehadiran artis ibu kota, menjadikan malam itu perpaduan antara hiburan dan sosialisasi ekonomi digital.

Sinergi Membangun Ekosistem Digital Kaltara

Khairul berharap sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Tujuannya jelas: membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif di Kalimantan Utara.

KATALIS 2026 diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan penggunaan transaksi digital semata. Lebih dari itu, acara ini menjadi katalisator kolaborasi dan kreativitas yang berjalan beriringan untuk mendorong kemajuan daerah.

Di tengah alunan musik dan kreativitas anak muda yang memenuhi Taman Berkampung, pesan tentang digitalisasi ekonomi pun terasa lebih dekat: teknologi bukan sekadar alat pembayaran, tetapi bagian dari perubahan cara masyarakat bekerja, berusaha dan berinteraksi.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: kaltaragrande.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top