TARAKAN — Antusiasme warga Kalimantan Utara terhadap olahraga lari kembali terlihat jelas pada gelaran Kaltarun 8,1 Kilometer 2026. Kuota 1.500 peserta yang disediakan panitia langsung habis dalam waktu singkat, memadati area start di Taman Wisata Berkampung sejak pagi.
Kegiatan yang berlangsung Minggu (17/8) ini bukan sekadar ajang olahraga. Kaltarun menjadi rangkaian dari agenda Katalis (Kaltara Digital QRIS) 2026 yang diusung KPwBI Provinsi Kaltara untuk memperluas ekosistem pembayaran digital di masyarakat.
Para pelari menempuh rute menantang yang dimulai dari kawasan ikonik Taman Berkampung. Mereka melintasi Jalan Sei Sesayap menuju Jalan Kusuma Bangsa, melakukan putar balik di depan Store Dylan, lalu kembali ke garis finis di Taman Berkampung.
Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang bersama jajaran Forkopimda turut ambil bagian dalam pelepasan peserta. Meski tidak menempuh jarak penuh, Gubernur dan pejabat lainnya tetap bersemangat menyelesaikan rute sejauh 4,5 kilometer.
"Rasanya setelah lari di kegiatan Kaltarun 2026 ini berat badan saya turun 2 kg. Tapi kalau saya dengan beberapa pejabat Forkopimda lari 4,5 km, dibagi dua. Melawan yang muda kita sudah jauh tertinggal, tapi kami masih membawa semangat muda itu, yang penting hadir bersama pak Kalan BI dan BNNP. Terima kasih banyak BI Kaltara," ungkap Zainal Arifin Paliwang.
Kesuksesan Kaltarun kali ini mendorong Pemerintah Provinsi Kaltara untuk menggelar ajang serupa dengan skala lebih besar. Zainal menyebut pihaknya akan menggelar Kaltara Begimpor 10K di Tanjung Selor pada November mendatang, bertepatan dengan HUT ke-14 Provinsi Kaltara.
"Ajang tersebut nantinya ditargetkan akan diikuti oleh pelari tingkat nasional hingga internasional. Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat," tambahnya.
Kepala KPwBI Kaltara Agus Taufik menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang membuat acara berjalan lancar, aman, dan tertib. Ia menegaskan Kaltarun edisi 2026 ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua setelah sukses digelar di Tanjung Selor pada tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, masyarakat sangat senang dan antusias dengan adanya acara ini. Kuota 1.500 peserta seluruhnya terpenuhi berkat dukungan luar biasa dari Pak Gubernur serta seluruh jajaran Forkopimda yang ada di Kaltara," jelas Agus Taufik.
Bank Indonesia berkomitmen menjadikan Kaltarun sebagai agenda reguler tahunan yang dilaksanakan berurutan di berbagai wilayah Kaltara. Selain menjadi momentum perayaan kemerdekaan, ajang ini juga menjadi bagian dari Pekan QRIS Nasional untuk mendorong perluasan pembayaran digital di tengah masyarakat.