TANJUNG SELOR — Sebanyak 26 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Utara resmi dikukuhkan dalam sebuah upacara yang berlangsung di Tanjung Selor, Jumat (14/8). Pengukuhan itu dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang.
Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Utara. Kehadiran para pemimpin daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi generasi muda yang akan bertugas pada momen kenegaraan.
Pengukuhan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada 17 Agustus 2026. Seluruh anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab saat upacara berlangsung.
Proses pembinaan dan pelatihan yang telah dilalui para anggota Paskibraka tidak hanya bertujuan untuk kesuksesan upacara kenegaraan. Lebih dari itu, pembinaan ini menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
Melalui proses pembinaan tersebut, para anggota Paskibraka ditanamkan sejumlah nilai penting. Nilai-nilai itu mencakup kebangsaan, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, gotong royong, serta semangat rela berkorban.
Polri turut berperan dalam mendukung pembinaan generasi muda ini. Selain itu, kepolisian juga bertugas menjaga kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian kegiatan Paskibraka di Kalimantan Utara.
Kehadiran Kapolda Kaltara bersama unsur Forkopimda dalam upacara pengukuhan ini mencerminkan sinergi antarlembaga dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan semangat kebangsaan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam membangun generasi muda Kaltara.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di Kalimantan Utara. Diharapkan, 26 anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa, negara, dan Provinsi Kalimantan Utara.