KALIMANTAN UTARA — Zack Nelson dari channel YouTube JerryRigEverything kembali melakukan uji penyiksaan terhadap flagship lipat terbaru Samsung. Hasilnya menarik: Galaxy Z Fold8 jauh lebih tangguh dari pendahulunya, terutama di bagian engsel, tapi tetap punya kelemahan struktural yang sama seperti foldable lain di pasaran.
Pengujian yang dirilis pekan ini mencakup uji gores, uji debu, uji panas, hingga upaya mematahkan perangkat dari arah belakang. Hasil lengkapnya kami rangkum di bawah ini, termasuk apa artinya untuk pemakaian harian di Indonesia.
Debu selalu jadi momok utama pemilik hape lipat. Partikel kecil bisa masuk ke sela-sela hinge dan menggerus komponen internal setiap kali perangkat dibuka-tutup. Dalam uji JerryRigEverything, Fold8 mampu menahan debu dan kotoran halus tanpa masalah berarti — hasil yang sama baiknya dengan generasi sebelumnya.
Yang lebih mengejutkan adalah uji bent test. Nelson mencoba mematahkan Fold8 dengan menekuknya dari arah belakang menggunakan tenaga penuh. Panel belakang sempat terangkat, tapi perangkat tetap menyala dan tidak mengalami kerusakan fungsional. Hinge-nya dinilai sangat solid, sebuah peningkatan signifikan dari generasi pertama Galaxy Fold yang dikenal rapuh.
Ini kabar baik untuk pasar Indonesia, di mana debu dan pasir halus hampir tidak bisa dihindari, terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Hasil uji gores menunjukkan perbedaan mencolok antara dua layar Fold8. Layar cover dilindungi Gorilla Glass Ceramic 3 dan baru menunjukkan goresan halus di tingkat keenam skala Mohs, dengan goresan lebih dalam di tingkat ketujuh. Ini standar flagship modern yang sudah sangat tangguh.
Situasinya berbeda untuk layar utama. Seperti foldable lain, layar dalam Fold8 menggunakan material plastik yang jauh lebih lunak. Dalam pengujian, layar dalam langsung tergores saat digores dengan kunci dan koin. Uji panas juga merusak layar dalam secara permanen ketika didekatkan ke api.
Konsekuensinya jelas: pengguna harus ekstra hati-hati dengan layar utama. Kuku yang panjang, pasir di saku, atau stylus yang tidak bersih bisa meninggalkan bekas permanen. Ini bukan kekurangan baru — semua hape lipat punya masalah yang sama — tapi tetap perlu jadi pertimbangan sebelum mengeluarkan uang puluhan juta rupiah.
Hasil uji JerryRigEverything membuktikan Fold8 punya durabilitas yang jauh lebih baik dari ekspektasi, terutama di bagian hinge. Tapi ada beberapa catatan yang perlu diingat:
Galaxy Z Fold8 membuktikan bahwa teknologi layar lipat sudah matang secara durabilitas. Hinge yang kuat dan ketahanan debu yang baik membuatnya layak dipakai sebagai daily driver, bahkan di kondisi jalanan Indonesia.
Tapi kenyataannya tetap sama: hape lipat butuh perlakuan lebih hati-hati dibanding hape biasa. Jika kamu tipe pengguna yang sering menjatuhkan HP atau tidak mau repot dengan perawatan ekstra, foldable mungkin belum cocok. Namun jika kamu sudah paham risikonya dan siap dengan konsekuensi biaya perbaikannya, Fold8 adalah salah satu foldable paling tangguh yang pernah diuji.