Speedboat Rute Sekatak–Tanjung Selor Terbakar di Perairan Salimbatu, 22 Penumpang Dievakuasi ke Daratan

Penulis: Panji Pratama  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:22:31 WIB
Kobaran api melalap sebuah speedboat di perairan Salimbatu, rute Sekatak–Tanjung Selor, pada hari ini.

TANJUNG SELOR — Peristiwa nahas itu terekam dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman yang diterima, terlihat kobaran api membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam tebal yang mengepung badan speedboat. Warga sekitar dan pengguna transportasi air lainnya tampak berupaya memberikan pertolongan dari jarak aman.

Rekaman lain memperlihatkan puluhan penumpang telah berkumpul di tepi pantai setelah berhasil keluar dari kapal. Kapal disebut sempat menepi saat api mulai membesar, sehingga seluruh penumpang dapat berhamburan keluar menghindari kobaran api.

Kronologi Evakuasi: Kapal Sempat Menepi Sebelum Dilalap Api

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan speedboat mengangkut sekitar 22 penumpang saat kejadian berlangsung. Proses evakuasi berjalan cepat karena nahkoda diduga sempat mengarahkan kapal mendekati daratan sebelum kondisi memburuk.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian, Basarnas, maupun instansi terkait mengenai kronologi lengkap kejadian. Jumlah pasti penumpang dan kondisi seluruh korban masih menunggu pendataan dari petugas di lapangan.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, aparat berwenang masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab insiden yang menghanguskan speedboat tersebut. Dugaan sementara belum bisa dipastikan, termasuk kemungkinan konsleting listrik atau faktor teknis lainnya.

Masyarakat pengguna jasa transportasi laut di rute Sekatak–Tanjung Selor diimbau tetap waspada dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kelayakan kapal sebelum beroperasi, terutama untuk moda transportasi cepat yang melayani wilayah perairan Kalimantan Utara.

Reporter: Panji Pratama
Sumber: swaraborneo.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top