KALIMANTAN UTARA — Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung 30 Juli–9 Agustus menjadi panggung spesial bagi Royal Enfield. Perayaan 125 tahun perjalanan global dan 10 tahun kehadiran di pasar Indonesia dirayakan dengan pameran jajaran produk terlengkap, sesi test ride, serta sederet insentif yang menyasar calon pemilik baru.
Booth Royal Enfield di Hall 11, Booth C2, tidak hanya memamerkan sembilan model unggulan, tetapi juga koleksi apparel resmi musim 2026. Bagi pengunjung yang serius mempertimbangkan membeli motor, ini adalah momen yang tepat untuk melihat langsung evolusi desain dan teknologi yang ditawarkan pabrikan asal India tersebut.
Portofolio Royal Enfield di Indonesia kini jauh lebih kaya dibanding satu dekade lalu. Berikut daftar motor yang dipamerkan di GIIAS tahun ini:
Yang menarik, pengunjung bisa langsung mencoba Himalayan 450, Classic 350, dan Hunter 350 melalui sesi test ride yang disediakan selama pameran. Ini kesempatan emas untuk merasakan karakter mesin J-Series 350 yang halus atau performa liquid-cooled 450 yang lebih bertenaga sebelum memutuskan membeli.
Selain motor, Royal Enfield juga memperkenalkan koleksi apparel premium terbaru mereka. Bukan sekadar kaos oblong bermerek, lini ini dirancang sebagai perlengkapan riding yang fungsional dengan estetika khas Pure Motorcycling. Koleksi ini mencakup jaket, sarung tangan, hingga aksesori lain yang bisa dipadukan dengan gaya harian pengendara.
Business Head Asia Pacific Royal Enfield, Manoj Gajarlawar, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh di Indonesia. "Tahun ini kami merayakan dua pencapaian penting, bukan hanya 125 tahun secara global, tetapi juga 10 tahun perjalanan yang luar biasa di Indonesia. Kami sangat antusias menyambut babak berikutnya dari pertumbuhan Royal Enfield serta perjalanan yang menjanjikan di masa mendatang," ujarnya dalam keterangan resmi.
Untuk merayakan dekade pertama di Tanah Air, berikut insentif yang ditawarkan selama GIIAS 2026:
Di balik kemeriahan pameran, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menandatangani kontrak pembelian. Pertama, harga jual kembali (resale value) motor Royal Enfield di Indonesia masih kalah dibanding kompetitor Jepang seperti Honda CB350 atau Kawasaki W175. Kedua, jaringan servis resmi masih terbatas di luar Pulau Jawa—jika Anda tinggal di daerah, pastikan ada bengkel resmi terdekat.
Ketiga, meskipun promo gratis servis satu tahun menarik, pastikan Anda membaca syarat dan ketentuan dengan teliti. Beberapa dealer kerap membatasi cakupan gratis servis hanya pada jasa, bukan suku cadang. Terakhir, untuk model 650cc, konsumsi bahan bakar dan biaya pajak tahunan jelas lebih tinggi dibanding varian 350cc—faktor yang sering terlupakan saat tergoda diskon besar di pameran.
Kesimpulannya, GIIAS 2026 adalah ajang yang tepat untuk melihat langsung kualitas build Royal Enfield yang solid dan karakter berkendara yang khas. Namun, keputusan pembelian tetap harus didasari riset panjang, bukan hanya tergiur promo di booth.