KALIMANTAN UTARA — Turnamen yang didukung Makuku dan BCA ini menjadi panggung reuni para juara. Selain Taufik dan Lin Dan, deretan nama besar seperti Ricky Soebagdja, Candra Wijaya, Hendra Setiawan, Liliyana Natsir, dan Tontowi Ahmad juga dikonfirmasi tampil. Format ganda dan 3x3 yang dihadirkan panitia menjadi alasan utama mengapa duel klasik tunggal putra tidak akan terulang.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) itu beralasan kondisi fisiknya tidak lagi memungkinkan untuk bermain tunggal. "Mungkin berhadapan dengan bermain double atau triple. Kalau tunggal sudah tidak mungkin, bisa-bisa encok (sakit pinggang)," ujar Taufik dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jumat (31/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dengan nada santai, mencerminkan suasana turnamen yang lebih mengedepankan kebersamaan dibanding persaingan ketat. Meski begitu, kehadiran dua rival abadi ini tetap menjadi daya tarik utama bagi penggemar yang ingin bernostalgia dengan persaingan mereka di era 2000-an.
Taufik menegaskan event ini bukan sekadar ajang nostalgia. Ia berharap pertandingan yang digelar di Hall Basket GBK itu mampu mendekatkan olahraga bulu tangkis kepada keluarga dan anak-anak. "Kami melihat event ini sebagai bentuk apresiasi terhadap legenda yang telah mengharumkan nama bangsa sekaligus ajang menginspirasi anak-anak sebagai generasi penerus," kata peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu.
Ia juga mengajak para orang tua untuk hadir langsung. "Kami berharap para orang tua dapat mengajak anak-anak menyaksikan pertandingan sehingga bisa menginspirasi mereka untuk berprestasi," tambahnya.
Ricky Achmad Soebagdja menyambut positif gelaran ini. Mantan pebulu tangkis nomor satu dunia itu menilai Shuttle Open 2026 menjadi momentum tepat menghadirkan kembali euforia bulu tangkis di tengah masyarakat.
"Kehadiran event seperti ini menjadi momentum yang baik untuk menghadirkan kembali euforia bulu tangkis di tengah masyarakat sekaligus semakin mendekatkan olahraga ini kepada para penggemarnya," ujar Ricky. Ia menambahkan, melihat langsung sosok legenda secara nyata bisa menjadi inspirasi tersendiri bagi generasi muda untuk menekuni olahraga yang sama.
Panitia memastikan enam legenda Indonesia akan tampil di ajang ini. Berikut daftar lengkapnya:
Dengan komposisi pemain ganda putra dan ganda campuran yang merata, nomor ganda dan 3x3 dipastikan berjalan menarik. Shuttle Open 2026 rencananya digelar di Hall Basket GBK, Senayan, Jakarta, pada 1 Agustus 2026.