KALIMANTAN UTARA — eSIM atau embedded SIM adalah chip digital yang tertanam langsung di ponsel kompatibel. Airtel, salah satu operator seluler terbesar di India, mulai menawarkan dukungan eSIM untuk sejumlah perangkat flagship dan menengah. Layanan ini bisa berjalan bersamaan dengan SIM fisik atau menggantikannya sepenuhnya.
Airtel mengonfirmasi bahwa eSIM-nya kompatibel dengan perangkat dari lima vendor utama:
Daftar lengkap model spesifik bisa dicek di situs resmi Airtel atau melalui dial *121#.
Tanpa slot SIM fisik, pengguna bisa mengaktifkan nomor baru dalam hitungan menit. eSIM juga memudahkan pengelolaan dua nomor sekaligus — misalnya satu untuk kerja, satu untuk pribadi — tanpa perlu membawa dua ponsel. Saat berganti operator, cukup unduh profil eSIM baru tanpa harus menunggu kartu fisik dikirim.
Namun, belum semua ponsel di Indonesia mendukung eSIM. Bagi pengguna yang sering bepergian ke India, memiliki eSIM Airtel bisa menjadi solusi praktis untuk menghindari biaya roaming tinggi.
Proses aktivasi eSIM Airtel tidak memerlukan kunjungan ke gerai. Pelanggan cukup mengikuti langkah berikut secara umum (panduan resmi tersedia di aplikasi MyAirtel):
Setelah profil terinstal, restart ponsel dan jaringan akan aktif dalam beberapa menit. Jika mengalami kendala, pelanggan bisa menghubungi layanan pelanggan Airtel di 121 atau 198.
Proses ini bersifat satu arah: setelah beralih ke eSIM, kartu fisik lama akan dinonaktifkan. Pastikan Anda sudah membackup kontak dan data yang tersimpan di SIM fisik. Selain itu, tidak semua operator di luar India mendukung eSIM, jadi jika Anda berencana bepergian ke negara lain, periksa kompatibilitas roaming eSIM Airtel.
Untuk pengguna di Indonesia, eSIM Airtel hanya relevan jika Anda menggunakan jasa operator tersebut saat berada di India. Sebagai alternatif, beberapa operator lokal seperti Telkomsel dan XL sudah mulai mendukung eSIM untuk perangkat tertentu.