Spanyol Kunci Gelar Piala Dunia 2026, Ferran Torres Jadi Eksekutor di Extra Time

Penulis: Obi Permana  •  Senin, 20 Juli 2026 | 05:55:01 WIB

KALIMANTAN UTARA — Final berjalan sengit sejak menit awal. Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan dan hampir unggul cepat di menit kelima lewat aksi Lamine Yamal. Namun, tembakannya masih bisa diblok Lisandro Martinez sebelum bola diamankan Emiliano Martinez.

Argentina mencoba merespons melalui pergerakan Lionel Messi, tetapi kiper Unai Simon sigap memotong bola sebelum dikuasai penuh oleh kapten Argentina tersebut. Setelah itu, pertandingan lebih banyak berlangsung di lini tengah dengan Spanyol mendominasi penguasaan bola.

Argentina Kehilangan Lisandro Martinez di Akhir Babak Pertama

Peluang emas Spanyol baru tercipta lagi di menit 39 lewat tendangan Mikel Oyarzabal dari luar kotak penalti, namun masih bisa ditangkap Martinez. Sedangkan tembakan spekulasi Marc Cucurella masih meleset dari sasaran.

Malapetaka menimpa Argentina menjelang turun minum. Lisandro Martinez mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan laga. Skor 0-0 bertahan hingga jeda, dengan Argentina tercatat tidak melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang di babak pertama.

Kartu Merah Enzo Fernandez dan Dominasi Spanyol di Babak Kedua

Spanyol meningkatkan tempo di babak kedua. Alex Baena dan Dani Olmo bergantian mengancam gawang Argentina, namun Emiliano Martinez masih menjadi tembok kokoh. Pemain pengganti Ferran Torres hampir memecah kebuntuan di menit 67, sundulannya masih bisa diamankan kiper Argentina.

Argentina kembali kehilangan pemain saat Cristian Romero juga harus keluar karena cedera. Situasi ini membuat Spanyol makin percaya diri menekan. Dua peluang emas didapat lewat Pedri dan Pau Cubarsi, tetapi Martinez masih mampu menggagalkannya.

Petaka datang bagi Argentina di penghujung babak kedua. Enzo Fernandez mendapat kartu merah yang membuat tim Tango harus bermain dengan 10 pemain. Pemain pengganti Nico Williams hampir jadi pahlawan di menit 90 saat tendangannya lewat serangan balik masih bisa ditepis Martinez.

Ferran Torres Jadi Mimpi Buruk Argentina di Extra Time

Kebuntuan akhirnya pecah di babak extra time. Ferran Torres, yang masuk sebagai pemain pengganti, sukses menjebol gawang Argentina dan memastikan kemenangan 1-0 untuk Spanyol. Gol ini sekaligus membuat Ferran Torres menjadi pahlawan La Furia Roja di partai puncak.

Kemenangan ini menjadi gelar Piala Dunia keempat bagi Spanyol setelah sebelumnya meraihnya pada 2010, 2014, dan 2022. Sementara bagi Argentina, kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah mereka tampil dominan sepanjang turnamen.

Reporter: Obi Permana
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top