KALIMANTAN UTARA — Sejumlah bocoran menarik muncul dalam episode terbaru siniar 9to5Mac Daily, Senin (14/7/2026). Informasi ini mencakup spek gila untuk chip M7 Ultra hingga potensi kenaikan harga jual iPhone 18 Pro Max yang signifikan. Bagi pengguna di Indonesia yang sudah terbiasa dengan harga premium produk Apple, angka-angka ini patut dicermati sebelum memutuskan upgrade.
Laporan yang dibahas dalam siniar tersebut menyebutkan Apple sedang menguji chip M7 Ultra dengan konfigurasi RAM sampai 1,5 TB. Angka ini persis menyamai kapasitas maksimal Mac Pro 2019 yang selama ini jadi tolok ukur workstation kelas atas.
Jika bocoran ini akurat, lini MacBook Pro atau Mac Studio dengan M7 Ultra akan menjadi monster bagi pekerjaan rendering 3D, editing video 8K, atau simulasi machine learning. Pengguna profesional yang selama ini mengeluh soal keterbatasan RAM di chip M-series mungkin akan mendapatkan solusi yang mereka tunggu.
Kabar kurang menyenangkan datang untuk calon pembeli iPhone 18 Pro Max. Komponen ponsel andalan Apple itu diperkirakan mengalami kenaikan biaya hingga hampir 300 dolar AS per unit. Dalam kurs saat ini, angka itu setara sekitar Rp4,9 juta.
Kenaikan ini bisa berarti harga jual di Indonesia bakal tembus di atas Rp30 juta untuk varian tertinggi. Biaya produksi yang membengkak biasanya akan dibebankan ke konsumen, apalagi mengingat posisi premium iPhone di pasar Tanah Air. Belum ada konfirmasi resmi dari Apple, tapi investor dan analis sudah mulai memperhitungkan dampaknya terhadap margin keuntungan.
Selain chip dan iPhone, Apple dikabarkan tengah mengembangkan model Apple Pencil anyar yang dirilis tahun depan. Fitur yang paling menonjol adalah penggunaan baterai yang bisa dilepas atau diganti oleh pengguna sendiri.
Ini kabar baik bagi pengguna iPad yang sering mengeluhkan Apple Pencil generasi sekarang yang baterainya built-in dan tidak bisa diganti. Saat baterai soak, pengguna terpaksa membeli unit baru. Jika rumor ini benar, Apple Pencil mendatang akan lebih ramah lingkungan dan lebih ekonomis dalam jangka panjang.
Episode siniar juga menyinggung perkembangan gugatan Apple terhadap OpenAI. Meski ada tekanan hukum, timeline pengembangan perangkat keras OpenAI disebut-sebut tidak berubah. Artinya, proyek seperti chip AI khusus atau perangkat wearable buatan OpenAI masih berjalan sesuai jadwal.
Bagi pengamat teknologi, ini menandakan bahwa persaingan di ranah kecerdasan buatan tidak akan melambat. Apple dan OpenAI sama-sama punya kepentingan besar di segmen ini, dan hasil gugatan bisa memengaruhi peta persaingan di masa depan.
Dari kumpulan bocoran ini, satu hal yang jelas: Apple bersiap mendorong batas performa sekaligus menaikkan banderol harga. Pengguna yang mengincar Mac dengan M7 Ultra sebaiknya mulai menabung lebih banyak. Sementara itu, pemilik iPhone 18 Pro Max mungkin harus merogoh kocek lebih dalam atau mempertimbangkan varian non-Pro yang lebih terjangkau.
Kabar Apple Pencil dengan baterai ganti justru jadi angin segar. Ini menunjukkan Apple mulai mendengar keluhan pengguna soal keberlanjutan produk. Kita nantikan saja kejelasan dari Apple dalam beberapa bulan ke depan.