Dishub Kaltara Buka Peluang Investasi Rp Ratusan Miliar untuk Bangun Pelabuhan Barang di Bulungan dan Nunukan

Penulis: Naufal Aditama  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 17:26:24 WIB
Dishub Kaltara membuka peluang investasi ratusan miliar untuk pembangunan pelabuhan barang di Bulungan dan Nunukan.

BULUNGAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tidak mau proyek pelabuhan barang di dua kabupaten terhenti hanya karena urusan anggaran. Dinas Perhubungan (Dishub) setempat kini membuka lebar pintu bagi investor untuk ikut membiayai pembangunan infrastruktur yang diperkirakan menelan biaya hingga ratusan miliar rupiah tersebut.

Dua lokasi yang sudah disiapkan adalah kawasan Menjuaring di Kabupaten Bulungan dan Sungai Fatimah di Kabupaten Nunukan. Kedua titik ini dinilai strategis untuk mendukung distribusi logistik di wilayah perbatasan dan kawasan industri yang tengah berkembang.

Skema Bagi Hasil 20 Tahun Ditawarkan ke Swasta

Alih-alih menunggu suntikan dana penuh dari pusat, Dishub Kaltara menawarkan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dalam mekanisme ini, investor akan mendapatkan bagi hasil dari operasional pelabuhan selama kurang lebih 20 tahun.

“Apakah dengan mekanisme KPBU berupa sharing keuntungan atau bagi hasilnya sampai beberapa tahun. Biasanya sampai 20-an tahun itu kalau kita dengan mekanisme KPBU. Itu skema penawaran yang kita sampaikan,” kata Idham Chalid, Ahad (12/7/2026).

Dua Calon Investor Sudah Jajaki Lokasi di Bulungan

Idham mengungkapkan, respons dari kalangan bisnis sudah mulai terlihat. Setidaknya sudah ada dua calon investor yang menyatakan ketertarikan untuk lokasi Menjuaring di Bulungan. Mereka telah didampingi Dishub untuk meninjau langsung kesiapan lahan dan dokumen perencanaan.

“Yang kami tawarkan itu sudah kami sampaikan ke mereka semua. Di Sungai Fatimah, Nunukan, juga sudah kami dampingi,” jelasnya.

Salah satu calon investor yang disebut-sebut memiliki kekuatan finansial besar adalah konsorsium yang diperkuat oleh BUMN, termasuk dari Danantara.

Dokumen Perencanaan Siap, Eksekusi Tunggu Investor

Dishub Kaltara mengklaim seluruh dokumen perencanaan, masterplan, hingga hasil survei lokasi sudah rampung dan dipresentasikan ke calon investor. Pemerintah juga terus mendorong agar proyek ini bisa masuk dalam pagu APBN.

“Kami sudah sampaikan pekerjaan-pekerjaan besar yang sudah ada lokasi dan dokumen perencanaannya. Itu kami tawarkan juga ke pusat bagaimana bisa masuk dalam anggaran APBN,” ungkap Idham.

Kapan Pembangunan Dimulai?

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan groundbreaking akan dilakukan. Idham menegaskan, jadwal realisasi sepenuhnya bergantung pada kesiapan investor dan proses tindak lanjut dari pemerintah pusat.

“Nanti tergantung perkembangan atau progres dari calon-calon investor. Kami menunggu kesiapan mereka,” pungkasnya.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top