TANJUNG SELOR — Sebanyak 22 medali berhasil dikumpulkan kontingen PWI Bulungan dalam ajang PORWADA II Kalimantan Utara yang berlangsung di Nunukan. Dari sembilan cabang olahraga yang diikuti, rincian perolehan meliputi dua medali emas, enam medali perak, dan 14 medali perunggu.
Capaian itu sekaligus menempatkan Bulungan di posisi ketiga klasemen akhir. Ketua PWI Bulungan, Fathu Rizqil Mufid, mengatakan seluruh cabang olahraga yang diikuti berhasil menyumbangkan medali.
“Semua cabor kita dapat medali, mulai dari olahraga beregu hingga cabang yang mengandalkan ketangkasan, strategi, dan keterampilan,” ujarnya.
Dua medali emas Bulungan dipersembahkan oleh Martinus Nampur dari cabang atletik. Satu emas lainnya diraih pasangan Norjannah dan Rika Natalia yang keluar sebagai juara pada nomor ganda putri bulutangkis.
Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi futsal, bulutangkis, tenis meja, catur, biliar, atletik, jurnalistik, E-Sport, hingga domino. Fathu menilai konsistensi menjadi kekuatan utama kontingen Bulungan karena perolehan medali tidak bergantung pada satu cabang saja.
Menurut Fathu, pencapaian ini memiliki makna tersendiri bagi PWI Bulungan. Meski PORWADA telah memasuki penyelenggaraan kedua, baru pada edisi kali ini Bulungan berpartisipasi sebagai organisasi PWI yang memiliki kepengurusan definitif.
Saat PORWADA pertama di Tarakan, Bulungan memang mengirimkan peserta. Namun, kala itu PWI Bulungan belum terbentuk secara resmi sehingga keikutsertaannya belum mewakili organisasi kabupaten secara penuh.
“Karena itu, hasil yang kami raih di PORWADA II ini menjadi kebanggaan tersendiri. Ini adalah kali pertama PWI Bulungan yang sudah resmi terbentuk mampu menunjukkan prestasi di ajang olahraga wartawan tingkat provinsi,” katanya.
Fathu berharap hasil tersebut menjadi modal sekaligus motivasi bagi atlet-atlet dari kalangan insan pers Bulungan untuk terus meningkatkan kemampuan. PWI Bulungan optimistis sejumlah atletnya berpeluang memperkuat kontingen Kalimantan Utara pada ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS) 2027.
“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bulungan sekaligus membuktikan bahwa semangat kompetisi, kerja sama tim, dan dedikasi para atlet mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kami optimistis pada PORWADA mendatang Bulungan bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” tutupnya.