TARAKAN — Tanah longsor yang menerjang pemukiman di RT 09, Kelurahan Selumit, Kecamatan Tarakan Barat, pada Selasa (7/7/2026) memaksa satu keluarga kehilangan tempat tinggal. Hujan deras yang mengguyur Kota Tarakan sejak siang menjadi pemicu utama longsornya tebing di belakang rumah warga.
Polsek Tarakan Barat bergerak cepat. Rabu pagi pukul 08.55 WITA, Kapolsek Tarakan Barat memimpin langsung penyaluran bantuan sosial ke lokasi terdampak. Personel yang turun antara lain Kanit Reskrim, Kanit Binmas, Kanit Intel, Kanit Provos, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Selumit.
Bantuan diserahkan kepada keluarga Petrus Wahyudi. Isi paket sembako dan kebutuhan dasar lainnya diharapkan bisa meringankan beban korban yang kehilangan sebagian harta benda akibat longsor.
Kapolsek Tarakan Barat menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan meringankan beban warga yang sedang mengalami musibah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.
Menurut Kapolsek, kehadiran polisi di lokasi bencana menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat. “Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir memberikan pelayanan dan perlindungan, terutama saat warga membutuhkan,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan bakti sosial berlangsung hingga pukul 09.20 WITA. Seluruh proses penyaluran berjalan aman dan tertib. Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara polisi dan warga Kelurahan Selumit.
Tanah longsor di Tarakan bukan peristiwa pertama. Wilayah dengan kontur perbukitan dan drainase terbatas kerap menjadi langganan bencana saat intensitas hujan tinggi. Polsek Tarakan Barat berkomitmen untuk terus memantau titik rawan longsor di wilayah hukumnya.