Pelindo TPK Tarakan dan BI Kaltara Bahas Strategi Ekspor Hasil Laut, Volume Capai 200 TEUs per Bulan

Penulis: Naufal Aditama  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 13:36:01 WIB
Rapat koordinasi Pelindo TPK Tarakan dan BI Kaltara bahas strategi ekspor hasil laut dengan volume mencapai 200 TEUs per bulan.

TARAKAN — Rapat koordinasi yang digelar di Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara pada Jumat (12/6) lalu menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Pelindo TPK Tarakan. Pertemuan ini membahas perkembangan kegiatan ekspor-impor serta langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor logistik dan perikanan.

Komoditas Ekspor Didominasi Hasil Laut

Terminal Head PT Pelindo TPK Tarakan, Amrullah, memaparkan bahwa komoditas ekspor dari Pelabuhan Tarakan masih didominasi hasil laut. Tujuan utamanya adalah Singapura, China, dan Hong Kong.

“Potensi ekspor hasil laut dari Tarakan terus berkembang. Hal ini menjadi peluang untuk memperkuat konektivitas logistik sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global,” ujar Amrullah dalam forum tersebut.

Rata-rata volume ekspor mencapai 150 hingga 200 TEUs per bulan. Angka ini menunjukkan besarnya potensi sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi daerah Kalimantan Utara.

Kolaborasi Jadi Kunci Efisiensi Rantai Pasok

Pelaksana Harian Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Utara, Reza Hidayat, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan operator pelabuhan. Menurutnya, sinergi ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok serta daya saing produk lokal di pasar internasional.

Dalam forum yang sama, Anita Riawati dari APINDO menyampaikan masukan terkait perlunya peningkatan keandalan fasilitas Quay Crane Container (QCC). Ia berharap percepatan perbaikan maupun penambahan fasilitas dapat mendukung kelancaran distribusi barang, khususnya untuk kapal ekspor.

Tarakan sebagai Simpul Logistik Regional

Menanggapi masukan tersebut, Pelindo TPK Tarakan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan operasional. Perusahaan juga menyoroti posisi strategis Tarakan sebagai simpul logistik yang berpotensi menjadi jalur transit pengiriman barang dari Vietnam menuju Filipina.

Saat ini, terdapat tiga shipping line yang secara rutin melayani Pelabuhan Tarakan. Hal ini membuka peluang pengembangan jaringan logistik regional dan peningkatan arus perdagangan internasional di Kalimantan Utara.

Melalui sinergi yang erat bersama Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan, Pelindo TPK Tarakan optimistis dapat terus mendukung penguatan ekosistem logistik nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara yang berkelanjutan.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: kaltarastories.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top