Harga Emas Antam Sentuh Rp2.711.000 Per Gram, Kenaikan Terdorong Pelemahan Dolar Global

Penulis: Obi Permana  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:22:31 WIB
Harga emas Antam naik ke Rp2.711.000 per gram didorong oleh pelemahan dolar global.

KALIMANTAN UTARA — Harga buyback atau harga yang digunakan Antam saat membeli kembali emas dari nasabah juga ikut naik Rp12.000 ke level Rp2.496.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali ini mencerminkan margin yang biasa diterapkan untuk biaya produksi, pemurnian, dan distribusi.

Pemicu Kenaikan: Sinyal Dovish The Fed

Pelaku pasar global tengah mencermati data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan pada bulan lalu. Data tersebut memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga lebih awal dari perkiraan sebelumnya, membuat aset-aset safe haven seperti emas kembali diminati.

"Pelemahan indeks dolar AS menjadi katalis utama. Investor beralih ke emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian arah suku bunga," tulis riset harian salah satu analis komoditas di Jakarta, Kamis pagi.

Rincian Harga Emas Antam 13 Juni 2026

Berikut rincian harga emas Antam untuk pecahan tertentu yang banyak diminati investor ritel:

  • Pecahan 0,5 gram: Rp1.405.500
  • Pecahan 1 gram: Rp2.711.000
  • Pecahan 5 gram: Rp13.030.000
  • Pecahan 10 gram: Rp25.805.000
  • Pecahan 50 gram: Rp128.195.000
  • Pecahan 100 gram: Rp256.000.000

Harga tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Pembelian emas batangan di butik Antam juga dikenakan biaya cetak sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa Artinya Bagi Investor?

Kenaikan harga emas Antam dalam beberapa pekan terakhir membuat investor yang sudah memegang posisi sejak awal tahun menikmati keuntungan kertas yang cukup signifikan. Namun, analis mengingatkan bahwa pergerakan emas masih sangat bergantung pada data ekonomi AS yang akan dirilis dalam beberapa pekan ke depan.

"Jika The Fed benar-benar memangkas suku bunga pada pertemuan September, potensi kenaikan emas masih terbuka lebar. Tapi jika data tenaga kerja AS kembali solid, koreksi bisa terjadi kapan saja," ujar analis tersebut.

Investasi mengandung risiko. Keputusan membeli atau menjual emas sepenuhnya bergantung pada profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing investor.

Reporter: Obi Permana
Sumber: cnbcindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top