KALIMANTAN UTARA — Persib Bandung resmi menjadi salah satu wakil Indonesia di turnamen antarklub Asia Tenggara, ASEAN Club Championship 2026/2027. Ini menjadi partisipasi perdana skuad asuhan Igor Tolic di kompetisi kawasan tersebut. Namun, keikutsertaan ini langsung dihadapkan pada jadwal yang sangat rapat.
Selain ACC, Persib masih harus melewati babak play-off ACL 2 pada 12 Agustus 2026 melawan Manila Digger. Jika lolos, enam laga penyisihan fase grup sudah menanti mulai pertengahan September hingga awal Desember 2026. Di dalam negeri, agenda Liga 1 dan Piala Indonesia juga tetap berjalan.
Igor Tolic menegaskan bahwa koordinasi dengan federasi dan operator liga menjadi krusial. Ia tidak ingin penampilan timnya di level Asia dan ASEAN justru terganggu oleh bentrok jadwal di kompetisi nasional.
“Kami perlu bekerja sama secara erat dengan federasi (PSSI) dan liga (I League) untuk mendapatkan bantuan dalam menyesuaikan jadwal laga sebelum kompetisi dimulai. Banyak hal yang perlu dilakukan sebelum mulai bertanding,” ujar Igor Tolic dalam pernyataan resmi.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan, tantangan ini akan dihadapi bersama seluruh elemen klub. “Bersama-sama dengan para pemain, pelatih, staf, manajemen dan Bobotoh, kami akan menghadapi tantangan ini dengan kerendahan hati, keberanian serta semangat yang mewakili kebanggaan Bandung,” sambung mantan asisten Bojan Hodak tersebut.
Persib akan membuka perjalanan mereka di ACC dengan laga tandang kontra Port FC pada 8 Oktober 2026. Setelah itu, anak asuh Igor Tolic dijadwalkan menjamu pemenang play-off 2 pada 19 November, lalu bertandang ke markas Lion City Sailors pada 10 Desember.
Sebelum tahun berganti, Maung Bandung akan menjamu raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim, pada 17 Desember. Dua laga pamungkas fase grup adalah tandang ke PKR Svay Rieng (25 Februari 2027) dan kandang melawan Cong An Ha Noi FC (4 Maret 2027).
Jadwal Persib dipastikan masih akan berlanjut hingga tahun depan jika mampu melaju ke babak knockout. Dengan padatnya kalender yang sudah terpetakan, kerja sama antara PSSI, I.League, dan manajemen Persib menjadi faktor penentu agar tim bisa tampil kompetitif di semua ajang.