KALIMANTAN UTARA — Chen dikenal luas di panggung musik klasik global. Dalam konser nanti, ia akan memainkan salah satu karya paling monumental dalam repertoar piano. Kehadirannya menjadi momen langka bagi pencinta musik klasik di Indonesia, mengingat sang pianis jarang manggung di kawasan ini.
Pengakuan atas kemampuan teknis Chen datang dari berbagai pihak. Surat kabar berbahasa Inggris terbesar di Malaysia, The Star, pernah menyematkan julukan "Horowitz's fingers" kepadanya. Julukan itu merujuk pada virtuoso legendaris Vladimir Horowitz, simbol penguasaan teknik piano tingkat tinggi.
Media internasional lain juga memberikan apresiasi. Harian Singapura Lianhe Zaobao dan Financial Times asal Inggris memuji kedalaman musikalitas serta daya tarik panggung Chen saat tampil di Singapura beberapa waktu lalu. Pujian itu memperkuat reputasinya sebagai musisi dengan pemahaman mendalam terhadap tradisi musik klasik Jerman-Austria.
Chen telah lama dikenal memiliki ikatan kuat dengan tradisi musik klasik Eropa Tengah. Sejak usia muda, warisan musikal Jerman-Austria membentuk identitas artistiknya. Konserto Piano No. 1 Brahms yang akan dibawakannya di Jakarta adalah salah satu karya yang menuntut interpretasi matang dan penguasaan teknis tinggi.
Pilihan repertoar itu menunjukkan keseriusan Chen dalam menyajikan karya-karya berat. Brahms menulis konserto ini pada usia 25 tahun, dan hingga kini tetap menjadi tantangan bagi pianis mana pun. Bagi penonton Jakarta, ini adalah kesempatan menyaksikan langsung bagaimana seorang virtuoso menaklukkan salah satu puncak repertoar piano.
Konser akan digelar pada 20 Juni 2026 di Aula Simfonia Jakarta. Chen akan tampil bersama Jakarta Simfonia Orchestra. Informasi mengenai harga tiket dan mekanisme pembelian belum diumumkan secara resmi hingga berita ini diturunkan.
Rangkaian tur internasional Chen di Asia Tenggara sebelumnya mencatatkan kesuksesan besar. Penampilan di Singapura mendapat sambutan hangat dari kritikus dan penonton. Kini giliran Jakarta yang akan menjadi panggung bagi pianis berdarah China itu untuk memukau publik Tanah Air.