NUNUKAN — Kawasan Sae Lanuka yang dikelola Lapas Nunukan menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga saat libur Iduladha. Ribuan pengunjung tampak memadati area tersebut sejak pagi hingga sore hari.
Suasana ramai terpantau di sejumlah spot wisata yang ada di dalam kompleks lapas. Warga datang bergantian untuk menikmati suasana hijau dan aneka wahana yang disediakan.
Kawasan ini menawarkan konsep wisata edukasi yang unik. Selain pemandangan asri, pengunjung bisa berinteraksi dengan warga binaan yang tengah menjalani program asimilasi.
“Sudah lama tidak liburan, kami pilih ke sini karena dekat dan tempatnya nyaman untuk anak-anak,” ujar seorang pengunjung yang ditemui di lokasi.
Pengelola Lapas Nunukan menyebutkan bahwa lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak sehari sebelum Iduladha. Banyak warga memanfaatkan momen libur untuk berekreasi tanpa harus keluar kota.
Program asimilasi di Sae Lanuka tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga memberi kesempatan bagi narapidana untuk beraktivitas produktif. Warga binaan dilibatkan dalam pengelolaan taman, kebun, dan tempat bermain.
“Ini bentuk pembinaan yang nyata. Mereka belajar bersosialisasi dengan masyarakat,” kata petugas lapas setempat.
Lokasinya yang strategis di pusat Kota Nunukan dan tiket masuk yang terjangkau menjadi daya tarik utama. Warga tidak perlu merogoh kocek dalam untuk menikmati liburan bersama keluarga.
Fasilitas seperti area bermain anak, taman terbuka hijau, dan tempat duduk yang teduh membuat tempat ini nyaman untuk dikunjungi segala usia. Beberapa warga bahkan membawa bekal dan menghabiskan waktu setengah hari di sana.
Pihak lapas mengaku akan terus mengembangkan kawasan Sae Lanuka agar semakin representatif sebagai destinasi wisata keluarga di Nunukan. Ke depan, mereka berencana menambah sejumlah fasilitas pendukung.