TANJUNG SELOR — Rangkaian puncak ibadah haji bagi jemaah asal Kalimantan Utara mulai memasuki tahap akhir. Dari total 357 jemaah yang tergabung dalam Kloter 7, sebanyak 331 orang telah menyelesaikan proses Nafar Awal. Skema ini memungkinkan jemaah untuk meninggalkan Mina lebih awal setelah melaksanakan lempar jumrah pada 11 dan 12 Dzulhijjah.
Kedua istilah ini merujuk pada durasi tinggal jemaah di Mina selama hari Tasyrik. Nafar Awal berarti jemaah hanya menginap dua malam di Mina dan boleh meninggalkan kawasan tersebut setelah lempar jumrah pada 12 Dzulhijjah sebelum matahari terbenam. Sementara Nafar Akhir mengharuskan jemaah bertahan hingga 13 Dzulhijjah setelah menyelesaikan lempar jumrah pada hari ketiga.
Bagi jemaah yang memilih Nafar Awal, mereka mendapatkan fleksibilitas waktu lebih panjang untuk beristirahat di hotel atau menjalankan ibadah sunah di Makkah. Sebaliknya, 26 jemaah yang memilih Nafar Akhir harus bersiap menghadapi kepadatan lebih tinggi di Mina pada hari ketiga.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter 7 melaporkan seluruh proses lempar jumrah berlangsung tanpa kendala berarti. Jemaah diimbau untuk tetap menjaga kondisi fisik mengingat suhu di Mina yang masih tinggi. "Kami terus memantau kondisi kesehatan jemaah, terutama lansia. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada laporan kasus serius," ujar salah satu petugas kloter.
Kloter 7 merupakan satu-satunya kloter untuk jemaah haji asal Kalimantan Utara tahun ini. Mereka bergabung dengan jemaah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dalam satu embarkasi di Balikpapan.
Setelah menyelesaikan rangkaian di Mina, jemaah yang memilih Nafar Awal akan kembali ke hotel di Makkah untuk menjalani fase akhir ibadah, termasuk tawaf ifadah dan sa'i. Sementara itu, 26 jemaah peserta Nafar Akhir masih akan bertahan di Mina hingga 13 Dzulhijjah sebelum bergabung dengan rombongan utama.
PPIH memastikan seluruh kebutuhan logistik dan transportasi bagi kedua kelompok jemaah telah disiapkan. Jadwal kepulangan ke Tanah Air dijadwalkan mulai pekan depan setelah seluruh rangkaian ibadah selesai.