Pemprov Kaltara Kurangi Jumlah Sapi Kurban Iduladha 2026 Jadi 59 Ekor, Efisiensi Anggaran Jadi Penyebab

Penulis: Mirza Fachri  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 17:59:25 WIB
Pemprov Kaltara mengurangi jumlah sapi kurban Iduladha 2026 menjadi 59 ekor akibat efisiensi anggaran.

TANJUNG SELOR — Angka itu terdiri dari 24 ekor sapi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara dan 35 ekor lainnya dari sumbangan yang dikonversi menjadi hewan kurban. Tahun lalu, total sapi kurban yang disalurkan mencapai 106 ekor.

Mengapa Jumlah Sapi Kurban Menyusut Drastis?

Denny Harianto menjelaskan penurunan ini tidak bisa dihindari karena kondisi keuangan daerah tengah tertekan. “Karena kita juga lagi efisiensi, total yang diserahkan ada 24 ekor sapi kurban dari seluruh OPD yang sudah tersebar di beberapa kabupaten/kota,” ujarnya di Tanjung Selor, Selasa (26/5/2026).

Ia berharap ekonomi Kaltara dan APBD provinsi bisa segera pulih agar tahun depan jumlah hewan kurban yang dibagikan kembali meningkat.

ASN Didorong Berkurban Mandiri

Di tengah keterbatasan anggaran, Sekprov mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemprov Kaltara untuk mulai membiasakan berkurban secara pribadi atau berkelompok. “Kami berharap ASN yang sudah berniat berkurban dapat melaksanakannya, baik sendiri maupun bersama minimal tujuh orang,” katanya.

Ajakan ini menjadi strategi alternatif agar semangat berbagi di Iduladha tetap berjalan meski bantuan dari pemerintah daerah berkurang.

Ada 7 Sapi dari Presiden Prabowo — Semua Peternak Lokal

Denny menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang tahun ini mengirimkan bantuan tujuh ekor sapi kurban untuk wilayah Kaltara. “Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan tujuh ekor sapi dari Presiden RI yang seluruhnya berasal dari peternak lokal Kaltara,” ungkapnya.

Bantuan presiden itu didistribusikan ke sejumlah titik: Masjid Al-Amin di Desa Wonomulyo Tanjung (Bulungan), Masjid Al-Ukhuwah Islamiyah Juata Kerikil (Tarakan), Masjid Jami’ Habib Ahmad Alkaf (Bulungan), Masjid Al-Jihad Tideng Pale (Tana Tidung), Masjid Wasiatul Islam (Malinau), serta dua ekor ke Masjid Al-Kautsar Tanjung Harapan (Nunukan).

Distribusi Diatur Agar Tak Tumpang Tindih

Pemprov memastikan proses penyaluran sapi kurban sudah melalui seleksi usulan dari setiap daerah. “Kita pilah agar tidak terjadi bantuan ganda pada lokasi yang sama,” pungkas Denny. Langkah ini untuk memastikan distribusi merata dan tepat sasaran, terutama di daerah yang benar-benar membutuhkan.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: kaltaraaktual.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top