KALIMANTAN UTARA — Twogather DA1 resmi dijual sebagai kamera instan tanpa film, mencetak foto hitam-putih di kertas termal seharga jauh lebih murah ketimbang film instan konvensional. Kamera ini dipasarkan lewat toko online resminya dengan harga USD 98 untuk varian oranye dan USD 110 untuk bodi transparan. Konsep tanpa layar dan tanpa memori internal menjadikannya perangkat sekali-jepret yang langsung membagi cetakan fisik ke tangan pengguna.
Twogather DA1 menanggalkan layar, aplikasi smartphone, dan memori internal. Setiap bidikan langsung keluar sebagai cetakan, lalu data gambarnya dihapus dari perangkat. Pengguna tidak perlu memindahkan file ke ponsel untuk membagikan hasil foto ke teman.
Untuk mencetak, Twogather DA1 memakai kertas termal seperti yang lazim dipakai printer struk belanja. Artinya, pengguna tidak perlu membeli film instan khusus maupun tinta. Satu paket penjualan berisi 10 gulungan kertas termal.
Pendekatan ini memangkas komponen biaya terbesar pada kamera instan konvensional, yakni film per lembar. Namun ada kompromi yang menyertainya.
Twogather DA1 hanya bisa mencetak monokrom atau tanpa warna. Hasilnya tidak bisa disamakan dengan foto dari kamera instan berbasis film.
Twogather juga belum mengungkap detail sensor maupun spesifikasi printer yang digunakan. Pembeli belum mendapat gambaran teknis soal resolusi atau ketajaman cetakan sebelum memutuskan membeli.
Bodi kamera dibuat minimalis: lensa, flash kecil, tombol shutter, sakelar daya, dan port USB-C. Ada juga viewfinder yang bisa dipasang atau dilepas sesuai kebutuhan.
Port USB-C mengindikasikan pengisian daya lewat kabel standar, bukan baterai sekali pakai. Twogather belum merinci kapasitas baterai maupun daya tahan per pengisian.
Twogather DA1 sudah dijual melalui toko online resminya. Varian oranye dibanderol USD 98, sementara bodi transparan USD 110.
Selisih USD 12 antara kedua varian murni soal pilihan bodi, bukan perbedaan spesifikasi. Belum ada keterangan apakah kamera ini akan masuk ke pasar Indonesia lewat distributor lokal.
Kamera instan populer seperti seri Fujifilm Instax dan Polaroid memakai film kimia yang harganya menumpuk seiring jumlah cetakan. Twogather DA1 menawarkan jalur berbeda: biaya per cetak ditekan lewat kertas termal, dengan konsekuensi foto tanpa warna.
Model bisnisnya mirip printer thermal portabel yang sempat ramai beberapa tahun lalu, tetapi dikemas sebagai kamera sekali-jepret tanpa layar. Untuk pengguna yang mengutamakan keseruan berbagi cetakan fisik ketimbang kualitas gambar, pendekatan ini masuk akal secara biaya.
Yang belum jelas, apakah pasokan gulungan kertas termal akan tersedia luas dan konsisten. Pada kamera instan, ketersediaan media cetak sama pentingnya dengan harga perangkat itu sendiri.