TANA TIDUNG — Proyek Jembatan Perintis Garuda di Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, menjadi salah satu infrastruktur yang ditunggu warga pedesaan di Kabupaten Tana Tidung. Pengerjaan jembatan terus dikebut agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mempermudah aktivitas harian warga. Pembangunan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Selama ini, akses warga Desa Buong Baru dan sekitarnya bergantung pada jalur yang belum sepenuhnya memadai. Jembatan Perintis Garuda diposisikan sebagai penghubung yang memperlancar mobilitas warga antarwilayah.
Menurut Dandim 0914/Tana Tidung, pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat diharapkan mendukung kelancaran mobilitas warga. Jembatan tersebut juga diharapkan menjadi penghubung yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Buong Baru dan sekitarnya.
Dandim 0914/Tana Tidung, Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Ricarda, S.T., M.I.P., mengatakan pihaknya berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat membantu mempermudah aktivitas masyarakat. Karena itu, proses pengerjaan terus diupayakan agar berjalan dengan baik hingga selesai," ujarnya.
Setelah pembangunan rampung, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sekaligus menjaga jembatan tersebut agar tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. Perawatan bersama menjadi kunci agar infrastruktur desa tidak cepat rusak.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Warga Desa Buong Baru kini menantikan momen jembatan itu resmi bisa dilintasi.